Makan Cokelat Setelah Makan Mi Goreng Bisa Bikin Meninggal

ADVERTISEMENT

Hoax or Not

Makan Cokelat Setelah Makan Mi Goreng Bisa Bikin Meninggal

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 07 Jun 2017 11:35 WIB
Foto: Tim Infografis Detikcom
Jakarta - Baru-baru ini beredar kembali info yang cukup meresahkan masyarakat, terutama mereka yang hobi makan cokelat dan mi. Disebutkan bahwa apabila Anda mengonsumsi mi kemudian makan cokelat, Anda akan mengalami keracunan dan bahkan bisa sampai meninggal dunia.

Dalam info tersebut, dikatakan bahwa ada seorang wanita yang meninggal mendadak akibat melakukan hal tersebut. Maka dari itu, masyarakat pun diminta untuk tidak membiasakan diri makan cokelat setelah makan mi.

Isu

Ada seorang wanita meninggal mendadak dengan kelima panca indra keluar darah. Setelah diselidiki ternyata wanita ini meninggal bukan karena bunuh diri atau dibunuh, melainkan karena ketidaktahuan tentang 'racun akibat makanan'. Wanita ini memiliki kebiasaan makan cokelat tiap hari, ini tidak masalah. Masalahnya, malam itu wanita ini kebanyakan makan mi goreng.

Sebenarnya cuma makan mi goreng saja juga tidak masalah, karena orang rumahnya juga banyak makan mi malam itu dan tak ada yang meninggal. Tetapi karena mi itu mengandung arsenic pentoxide (As2O5) dan berhubung habis makan mi wanita itu makan cokelat, terjadilah reaksi kimia di dalam perut yang membuat arsenic pentoxide (As2O5) berubah menjadi arsenic trioxide (As2O3) yang sangat beracun.

Inilah yang mengakibatkan hati, jantung, ginjal, pembuluh darah rusak, usus berdarah, pembuluh darah melebar/dilatasi. Jadi hati-hati!! Jika habis banyak makan mi goreng, mi kering, mi soto, jangan makan cokelat pada saat yang bersamaan. Copy paste lah jika Anda merasa ini cukup penting!

Demikian informasi yang tengah beredar. Dikatakan bahwa akan terjadi reaksi kimia beracun di dalam tubuh apabila Anda mengonsumsi mi dan cokelat dalam waktu yang berdekatan. Tak main-main, reaksi ini disebut bisa membuat beberapa organ vital seperti hati, jantung dan ginjal bisa rusak.

Investigasi

Apakah benar bahwa jika dikonsumsi dalam waktu hampir bersamaan konsumsi mi dan cokelat bisa membuat Anda keracunan hingga meninggal dunia? detikHealth melakukan wawancara dengan ahli gizi Leona Victoria Djajadi, MND, terkait kebenaran informasi ini.

Menurut Victoria, segala jenis arsenik (terutama yang sintetik), memang tergolong produk beracun. Namun memang di dalam tubuh manusia serta hewan, akan selalu ada arsenik dalam level yang sangat rendah. Ini merupakan akumulasi dari makanan maupun dari udara.

"Bukannya tidak mungkin ada kontaminasi arsenik atau keracunan. Tapi yang tidak mungkin adalah produsen mi yang sudah lolos sertifikasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan -red), dengan sengaja memakai arsenik sebagai bahan bakunya. Jadi ini super duper hoax," ungkap ahli gizi lulusan University of Sydney ini kepada detikHealth.

Penulisan serangkaian reaksi kimia yang beredar juga kerap membuat masyarakat resah. Hal ini karena reaksi-reaksi kimia semacam itu membuat informasi yang beredar semakin tampak meyakinkan. Menanggapi hal ini, Victoria berpesan supaya masyarakat tidak mudah percaya dengan info yang beredar di media sosial.

"Biasanya biar bikin tambah keren dipakai bahasa-bahasa kimia, ditulis semua," imbuhnya.

Informasi yang beredar ini dikatakan oleh Victoria mirip dengan hoax beberapa waktu lalu, yang menyebutkan bahwa minum es jeruk setelah makan udang bisa membuat keracunan. Nyatanya, semua bergantung pada banyaknya dosis yang dikonsumsi. Konsumsi udang dan vitamin C dalam jumlah standar tidak serta-merta akan menimbulkan reaksi arsenic berbahaya, apalagi sampai menimbulkan keracunan atau kematian mendadak.

Baca juga: Makan Udang Lalu Minum Es Jeruk, Ini Efeknya Bagi Tubuh

Kesimpulan

Victoria menegaskan bahwa informasi ini hoax, tidak benar jika disebutkan makan cokelat setelah makan mi bisa memicu keracunan, bahkan sampai meninggal mendadak. Menurutnya, efek samping yang timbul justru lebih ke arah obesitas. Sebab baik mi maupun cokelat diketahui memiliki kalori yang cukup tinggi.

Info beredar tentang keracunan arsenik adalah hoaxInfo beredar tentang keracunan arsenik adalah hoax (Foto: Tim Infografis Detikcom)

Baca juga: Wajib Bawa Obat Isosorbide Dinitrate Untuk 'Jaga-jaga' Serangan Jantung


(ajg/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT