Rabu, 07 Jun 2017 12:05 WIB

Umum Digunakan Atlet, Apa Sih Gunanya Plester Puting?

Firdaus Anwar - detikHealth
Plester puting umumnya digunakan oleh para pelari untuk menghindari iritasi. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Plester puting adalah sebuah plester yang sesuai dengan namanya digunakan pada puting. Dalam sejarah penggunaannya plester puting ini umum dipakai oleh para atlet, namun kemudian berkembang dan di Jepang ada tren terbaru di mana plester puting dipakai juga untuk berkencan.

Dr Michael Triangto, SpKO, ahli kesehatan olahraga dari RS Mitra Kemayoran menjelaskan untuk para atlet sendiri plester puting sering digunakan sebagai pencegah iritasi. Pada atlet lari perempuan misalnya gerakan naik-turun yang dihasilkan saat berlari dapat membuat puting payudara terus bergesekkan dengan baju.

Sementara itu kandungan garam dari keringat yang mengering bisa terasa menjadi seperti amplas bagi kulit.

Baca juga: Tren Aneh di Jepang, Pria Pakai Plester Puting untuk Kencan

"Terutama untuk lari jarak jauh, kadang bisa memicu lepuh di puting karena tergesek-gesek saat bouncing (berguncang)," kata dr Michael kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Di Jepang, plester puting dipakai para pria untuk menyamarkan puting yang menonjol saat kencan. Simak videonya di 20detik:


Plester puting biasanya digunakan dalam kombinasi dengan sport bra. Plester terbuat dari bahan fleksibel dan kedap air sehingga keringat yang mengalir maupun hujan tidak akan nekat masuk ke area payudara yang sensitif.

Namun bagi para pelari pria plester puting ini mungkin tidak terlalu populer. Alasannya karena pria bisa dengan mudah menghindari risiko iritasi dengan bertelanjang dada.

Tingkat iritasi yang bisa terjadi pada puting sendiri saat berlari bisa beragam mulai dari yang ringan seperti munculnya gejala rasa perih, kering, kulit memerah hingga pada kasus yang ekstrem seperti retak berdarah. Orang-orang dengan kulit sensitif disebut lebih berisiko terhadap iritasi ini.

Dikutip dari Livestrong untuk menangani puting yang sudah terlanjur teriritasi bisa dengan memberikan kompres es atau krim pelembab. Bila iritasi cukup parah sampai berdarah disarankan juga untuk membersihkannya dengan cairan antiseptik supaya terhindar dari risiko infeksi.

Baca juga: Tak Cuma Cegah Lecet, Plester Juga Cegah Puting Nongol (fds/up)