Menurut nutrisionis Leona Victoria Djajadi, MND, tidak benar jika disebutkan makan cokelat setelah makan mi bisa memicu keracunan dan meninggal mendadak. Menurutnya, efek samping yang timbul justru lebih ke arah obesitas. Sebab baik mi maupun cokelat diketahui memiliki kalori yang cukup tinggi.
"Hoax ya (keracunan -red), efeknya yang ada malah bikin gemuk," tutur Victoria kepada detikHealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: 5 Risiko Penyakit Akibat Berlebihan Makan Mi Instan
"Mi instan juga dapat memicu obesitas karena kandungan kalorinya cukup tinggi dan sering dikonsumsi lebih dari satu bungkus dan dicampur bahan makanan lain seperti kornet," tuturnya kepada detikHealth.
Namun demikian, bukan berarti mi saja adalah pemicu obesitas. Kondisi obesitas disebutkan Jansen merupakan hasil akumulasi dan terjadi apabila Anda seringkali makan melebihi asupan kalori harian. Satu takaran saji mi instan sendiri dapat menyumbang energi sebesar 400 kkal atau sekitar 20 persen dari total kebutuhan energi harian.
Sementara itu, cokelat dengan jenis tertentu juga diketahui memiliki kandungan gula dan kalori yang cukup tinggi. Sehingga apabila keduanya dimakan dalam waktu berdekatan, apalagi dengan porsi yang tak dibatasi, maka kenaikan berat badan dan risiko penyakit lainnya bisa menghantui.
Baca juga: Asupan yang Dianjurkan Jika Ingin Olahraga Saat Puasa
(ajg/up)











































