Kamis, 08 Jun 2017 16:05 WIB

Ragam Efek Samping Penyalahgunaan Obat Penenang Benzodiazepine

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Efek samping obat penenang benzodiazepine berbeda-beda tergantung seberapa sering pemakaiannya (Foto: ilustrasi/thinkstock) Efek samping obat penenang benzodiazepine berbeda-beda tergantung seberapa sering pemakaiannya (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Benzodiazepine adalah golongan obat penenang yang termasuk paling sering disalahgunakan. Memiliki efek relaksasi, benzodiazepine biasa diresepkan oleh dokter kepada pasien gangguan kecemasan dan gangguan panik untuk mengurangi rasa cemas, gelisah hingga insomnia.

Edo Agustian, Koordinator Nasional Persaudaraan Korban NAPZA Indonesia (PKNI), mengatakan efek menenangkan ini biasanya dicari oleh para mantan korban NAPZA. Sebabnya, mantan korban NAPZA yang sedang menjalani pemulihan lazim mengalami gejala putus obat.

"Misalnya pemakai heroin, itu gejala putus obatnya sangat kuat sekali ya, mereka rentan depresi. Nah, penggunaan benzo ini sangat membantu sekali karena menenangkan," ungkapnya ketika ditemui detikHealth di Cikini, baru-baru ini.

Baca juga: Penyalahgunaan Obat Penenang Benzodiazepine Paling Rentan Dilakukan Remaja

Dilansir WebMD, penyalahgunaan benzodiazepine bisa memicu banyak efek samping, tergantung lama dan jumlah obat yang dikonsumsi. Berikut beberapa di antaranya:

1. Pusing dan lemas

Rasa pusing dan lemas merupakan efek samping umum yang dirasakan saat menggunakan benzodiazepine. Hal ini terjadi karena efek obat penenang ini menyerang sistem saraf tengah yang memicu terjadinya efek sedatif dan relaksasi.

Namun overdosis atau penggunaan benzodiazepine dalam dosis banyak dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf, yang menimbulkan rasa pusing, lemah otot, sulit bicara dan kebingungan.

Baca juga: PKNI Soroti Obat Penenang Benzodiazepine yang Rentan Dijual Bebas

2. Masalah kejiwaan

Penyalahgunaan benzodiazepine kronis dalam jangka panjang bisa menimbulkan gangguan pada sistem saraf, yang memicu terjadinya masalah kejiwaan. Salah satunya adalah gangguan makan atau anoreksia.

Tak hanya itu, penelitian juga membuktikan bahwa penyalahgunaan benzodiazepine dalam jangka panjang dapat menyebabkan insomnia, sakit kepala hingga lemah otot kronis.

3. Ketergantungan

Penelitian mengatakan bahwa benzodiazepine termasuk obat yang mudah menyebabkan ketergantungan. Apalagi bagi mereka yang pernah atau sering mengonsumsi alkohol dan narkoba.

Hal ini karena penyalahgunaan dalam jangka panjang membuat batas toleransi efek penggunaan obat semakin lama semakin meningkat.

4. Impotensi

Sekelompok peneliti yang dipimpin oleh Varant Kupelian dari New England Research Institutes, Watertown, Massachusetts melakukan survei terhadap 2.301 pria dan menanyai tentang obat-obatan resep yang mereka gunakan dan fungsi seksual responden.

Responden yang mengonsumsi tranquillisers atau obat penenang yaitu benzodiazepines seperti Valium, Xanax, Klonopin dan Ativan. Responden-responden ini juga diketahui berisiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami disfungsi ereksi.

Hampir separuh responden yang mengonsumsi benzodiazepine sebulan belakangan juga kerap mengalami impotensi.

Baca juga: Obat Penenang Banyak Disalahgunakan dengan Resep Curian

5. Kematian

Overdosis benzodiazepine dapat menyebabkan koma hingga kematian, terutama pada penggunaan benzodiazepine yang dibarengi dengan konsumsi alkohol. (mrs/up)
News Feed