Jumat, 09 Jun 2017 14:05 WIB

Pria di Brazil Terinfeksi Rabies Setelah Digigit 'Vampir'

Firdaus Anwar - detikHealth
Ada spesies kelelawar vampir yang menyukai darah manusia (Foto: Thinkstock) Ada spesies kelelawar vampir yang menyukai darah manusia (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Vampir dalam budaya populer dikenal sebagai monster fiksional penghisap darah. Namun di dunia nyata vampir ini lebih dikenal sebagai nama untuk beberapa spesies kelelawar yang memang dietnya sehari-hari adalah darah.

Nah terkait hal tersebut belakangan ada pria di Brazil yang meninggal dunia setelah digigit oleh salah satu spesies kelelawar vampir bernama Diphylla ecaudata. Kelelawar ini diketahui memang menyukai darah manusia, berbeda dari jenis kelelawar vampir lain yang lebih memilih darah hewan.

Baca juga: 7 Kisah Manusia Vampir Sesungguhnya, Masih Hidup Tapi Harus Minum Darah

Seperti dikutip dari Telegraph pada Jumat (9/6/2017), sang pria diketahui meninggal dunia karena terinfeksi oleh virus rabies yang dibawa oleh sang kelelawar. Dinas kesehatan setempat mengaku khawatir rabies ini akan menjadi wabah karena makin banyak laporan orang lain yang juga digigit oleh kelelawar vampir.

"Di satu gang pusat sejarah saja, 10 orang dilaporkan telah digigit," kata Edson Ribeiro dari Departemen Kesehatan Bahia.

Ahli penyakit infeksi dr Amesh Adalja dari Johns Hopkins Center for Health Security menjelaskan rabies berbahaya karena bisa merusak sistem saraf pusat. Ketika seseorang digigit kelelawar vampir yang terinfeksi virus akan berjalan menyusuri sistem saraf hingga pada akhirnya masuk ke otak.

Begitu sampai di otak rabies akan memicu inflamasi sehingga membuat komunikasi antar sel terganggu. Dampaknya seorang pasien bisa mengalami hal seperti perubahan kepribadian, mudah marah, mengigau, hingga mengembangkan ketakutan terhadap air dan sensitivitas terhadap cahaya.

Saat inflamasi semakin parah membuat otak bengkak pasien dapat mengalami kejang-kejang, koma, lalu meninggal dunia.

Menurut dr Amesh yang membuat Rabies mengerikan adalah karena begitu gejala muncul tidak ada obatnya. Salah satu cara agar tidak menjadi korban adalah dengan mendapatkan vaksin rabies secepat mungking setelah digigit oleh hewan.

Baca juga: Kelelawar Penghisap Darah Manusia Sebarkan Rabies (fds/up)
News Feed