Selain Jupe, Ini Orang-orang Terkenal yang Berjibaku Lawan Kanker Serviks

Selain Jupe, Ini Orang-orang Terkenal yang Berjibaku Lawan Kanker Serviks

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Sabtu, 10 Jun 2017 17:21 WIB
Selain Jupe, Ini Orang-orang Terkenal yang Berjibaku Lawan Kanker Serviks
Jupe akhirnya meninggal setelah berbulan-bulan dirawat karena kanker serviks. (Foto: Gus Mun/detikHOT)
Jakarta - Pedangdut sekaligus aktris Julia Perez meninggal akibat kanker serviks, setelah berupaya untuk berobat agar bisa sembuh selama bertahun-tahun.

Nyatanya Jupe tak sendirian. Ada banyak public figure yang pada akhirnya harus menyerah melawan takdir karena kanker serviks merenggut nyawa mereka.

Berikut beberapa nama public figure yang akhirnya meninggal karena kanker serviks, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Fakta-fakta tentang Kanker Serviks, Penyebab Jupe Meninggal

1. Henrietta Lacks

Henrietta, namanya dikenal publik sejak sampel jaringan kankernya diteliti peneliti Johns Hopkins (Foto: YouTube)
Henrietta memang hanya orang biasa. Namun saat dirawat di Johns Hopkins Hospital, Baltimore karena kanker serviks, sampel jaringan kankernya diambil oleh peneliti Johns Hopkins. Tak disangka dari situlah awal mula sel HeLa, kultur sel abadi pertama yang berperan penting dalam berbagai riset kedokteran.

Sebabnya sel milik Henrietta dapat bereproduksi tanpa batas dan dalam berbagai kondisi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai riset, bahkan hingga saat ini.

Baca juga: The Immortal Life of Henrietta Lacks: From Zero to Hero

2. Evita Peron

Ibu negara Argentina ini diam-diam mengidap kanker serviks (Foto: Getty Images)
Evita atau lebih dikenal sebagai Eva merupakan ibu negara Argentina yang sosoknya pernah difilmkan dan diperankan oleh Madonna. Wanita yang juga politisi ini ternyata meninggal akibat kanker serviks di tahun 1952. Saat itu usianya masih 33 tahun.

Berawal dari insiden pingsan di depan publik pada tahun 1950, Eva awalnya diberitakan mengidap usus buntu dan harus dioperasi. Namun ia selalu merahasiakan bahwa dirinya mengidap kanker serviks stadium lanjut, padahal sampai mengalami pendarahan hebat pada vaginanya.

Secara kebetulan, ibu Eva juga meninggal karena kanker yang sama pada usia 77 tahun.

Baca juga: Berbagai Penyebab Kanker Serviks, Penyakit yang Merenggut Nyawa Jupe

3. Anita Mui

Bintang Cantopop ini akhirnya menyerah pada kanker serviks di tahun 2003. (Foto: Strait Times.com)
Bagi penggemar film Mandarin di tahun 1990-an pasti mengenal sosok wanita asal Hongkong ini. Di tahun 2003, Mui mengumumkan kepada publik bahwa dirinya mengidap kanker serviks. Kebetulan adik perempuannya juga terserang kanker yang sama.

Saat itu ia memilih untuk tidak menjalani pengobatan medis konvensional karena dengan begitu ia kehilangan kemampuan reproduksi. Mui akhirnya menghembuskan napas terakhir pada usia 40 tahun (2003).

4. Titiek Puspa

Setahun berobat karena kanker serviks, Eyang Titiek akhirnya dinyatakan sembuh (Foto: Alfathir Yulianda)
Meski tingkat kefatalannya tinggi, nyatanya kanker serviks masih bisa disembuhkan. Buktinya, di tahun 2009 penyanyi kawakan Titiek Puspa didiagnosis dengan kanker serviks, bahkan saat itu dikatakan sudah mencapai stadium 3.

Khawatir kankernya makin parah, Titiek menjalani pengobatan di Singapura selama satu tahun, dan akhirnya dinyatakan sembuh. Kabarnya kesembuhan Titiek juga berkat aktif melakukan meditasi selama 4 jam/hari dan konsisten menjalani hidup sehat, salah satunya mengurangi makan daging merah.

5. Erin Andrews

Host Dancing with The Stars ini mengejutkan publik dengan pengakuannya sebagai penyintas kanker serviks (Foto: Getty Images)
Sosoknya dikenal luas sebagai presenter olahraga terseksi di Amerika versi majalah Playboy selama dua tahun berturut-turut, yakni di tahun 2007 dan 2008. Di bulan Januari lalu, wanita yang pernah menjadi presenter ESPN ini secara mengejutkan mengaku sempat didiagnosis dengan kanker serviks di tahun 2016.

Saat itu usianya baru 38 tahun. Namun segera setelah melakukan dua kali tindakan operasi, Erin dinyatakan bebas dari kanker tanpa perlu menjalani radiasi maupun kemoterapi.

Baca juga: Deteksi Dini Bisa Cegah Kematian Akibat Kanker Serviks
Halaman 2 dari 6
Henrietta memang hanya orang biasa. Namun saat dirawat di Johns Hopkins Hospital, Baltimore karena kanker serviks, sampel jaringan kankernya diambil oleh peneliti Johns Hopkins. Tak disangka dari situlah awal mula sel HeLa, kultur sel abadi pertama yang berperan penting dalam berbagai riset kedokteran.

Sebabnya sel milik Henrietta dapat bereproduksi tanpa batas dan dalam berbagai kondisi, sehingga bisa dimanfaatkan untuk berbagai riset, bahkan hingga saat ini.

Baca juga: The Immortal Life of Henrietta Lacks: From Zero to Hero

Evita atau lebih dikenal sebagai Eva merupakan ibu negara Argentina yang sosoknya pernah difilmkan dan diperankan oleh Madonna. Wanita yang juga politisi ini ternyata meninggal akibat kanker serviks di tahun 1952. Saat itu usianya masih 33 tahun.

Berawal dari insiden pingsan di depan publik pada tahun 1950, Eva awalnya diberitakan mengidap usus buntu dan harus dioperasi. Namun ia selalu merahasiakan bahwa dirinya mengidap kanker serviks stadium lanjut, padahal sampai mengalami pendarahan hebat pada vaginanya.

Secara kebetulan, ibu Eva juga meninggal karena kanker yang sama pada usia 77 tahun.

Baca juga: Berbagai Penyebab Kanker Serviks, Penyakit yang Merenggut Nyawa Jupe

Bagi penggemar film Mandarin di tahun 1990-an pasti mengenal sosok wanita asal Hongkong ini. Di tahun 2003, Mui mengumumkan kepada publik bahwa dirinya mengidap kanker serviks. Kebetulan adik perempuannya juga terserang kanker yang sama.

Saat itu ia memilih untuk tidak menjalani pengobatan medis konvensional karena dengan begitu ia kehilangan kemampuan reproduksi. Mui akhirnya menghembuskan napas terakhir pada usia 40 tahun (2003).

Meski tingkat kefatalannya tinggi, nyatanya kanker serviks masih bisa disembuhkan. Buktinya, di tahun 2009 penyanyi kawakan Titiek Puspa didiagnosis dengan kanker serviks, bahkan saat itu dikatakan sudah mencapai stadium 3.

Khawatir kankernya makin parah, Titiek menjalani pengobatan di Singapura selama satu tahun, dan akhirnya dinyatakan sembuh. Kabarnya kesembuhan Titiek juga berkat aktif melakukan meditasi selama 4 jam/hari dan konsisten menjalani hidup sehat, salah satunya mengurangi makan daging merah.

Sosoknya dikenal luas sebagai presenter olahraga terseksi di Amerika versi majalah Playboy selama dua tahun berturut-turut, yakni di tahun 2007 dan 2008. Di bulan Januari lalu, wanita yang pernah menjadi presenter ESPN ini secara mengejutkan mengaku sempat didiagnosis dengan kanker serviks di tahun 2016.

Saat itu usianya baru 38 tahun. Namun segera setelah melakukan dua kali tindakan operasi, Erin dinyatakan bebas dari kanker tanpa perlu menjalani radiasi maupun kemoterapi.

Baca juga: Deteksi Dini Bisa Cegah Kematian Akibat Kanker Serviks

(lll/up)

Berita Terkait