Senin, 12 Jun 2017 11:07 WIB

Mual Saat Mudik Naik Mobil? Hindari Duduk di Jok Belakang

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Saat mudik naik mobil, salah satu efek yang sering muncul yakni mual dan muntah. Jika demikian, sebaiknya hindari duduk di jok baris belakang ya.

Demikian disampaikan oleh pakar kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran, dr Andreas Prasadja, RPSGT, yang akrab disapa dr Ade, kepada detikHealth.

Menurut dr Ade, pada dasarnya posisi tempat duduk di belakang mobil memang memiliki pergerakan yang cukup besar karena posisinya yang berada di atas ban. Namun, bukan berarti semua tempat duduk di belakang akan memberi pengaruh yang sama.

Baca juga: Wajib Tahu! Pengobatan Pertama Mabuk Perjalanan Saat Mudik

Pada beberapa orang yang duduk di jok mobil bagian belakang, dr Ade menuturkan tak seluruhnya kemudian akan mengalami mual dan ingin muntah. Namun jika sudah terlanjur demikian, sebaiknya hindari duduk di jok belakang dan pilihlah duduk di jok tengah.

Mabuk perjalanan saat mudik biasanya diakibatkan oleh adanya motion sickness. Ini merupakan munculnya perasaan yang tidak enak pada tubuh, akibat adanya gerakan yang berulang.

"Saat dalam perjalanan jangka panjang dan jarak jauh khususnya dalam perjalanan darat, kendaraan akan bergerak berulang-ulang. Ini yang pada sebagian orang bisa menimbulkan efek pusing, mual, dan rasa ingin muntah," ujar dr Ade.

Meski demikian, dr Ade menyebutkan bahwa tidak semua orang yang melakukan perjalanan mudik akan mengalami mual. Semua bergantung pada beberapa faktor, di antaranya kondisi fisik pemudik dan kendaraan itu sendiri.

"Kalau memang mobilnya dalam kondisi baik dan nyaman, posisi duduk sebenarnya tidak terlalu memberi masalah. Sebaliknya, jika dirasakan kendaraan tersebut dari awal memang sudah tidak nyaman, duduk di depan atau di tengah pun tetap berisiko mabuk selama perjalanan akibat pergerakan berulang tadi," imbuhnya.

Baca juga: Ini yang Perlu Disiapkan Ibu Hamil Sebelum Mudik


(ajg/up)