Menurut Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH sembelit terjadi dicirikan dengan dua hal, yaitu bentuk feses yang mengeras dan frekuensi buang air besar menurun. Biasanya frekuensi buang air besar menjadi 2-3 hari sekali.
"Bentuknya keras dan kalau saya bilang seperti kotoran kambing", tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sembelit terjadi karena tubuh kekurangan 3 hal, yang pertama adalah cairan. "Minum itu harus 8-10 gelas dalam satu hari, dari buka puasa sampai sahur," jelas dr Ari ketika dihubungi detikHealth, Selasa (13/6/2017).
Yang kedua adalah kekurangan serat, ini biasa terjadi ketika berbuka puasa. Sebagian orang memilih berbuka dengan gorengan dibanding buah, sehingga tubuh tubuh tidak mendapatkan cukup serat.
"Usahakan makan sayur dan buah-buahan," tambahnya.
Kemudian dr Ari menjelaskan kekurangan yang ketiga, yaitu tubuh kekurangan aktivitas. Saat puasa orang-orang cenderung mengurangi aktivitas mereka, bahkan tidak sedikit yang meniadakan olahraga dalam agendanya sehari-hari. Padahal banyak sekali manfaat yang didapat tubuh dari olahraga.
Baca juga: Asupan yang Dianjurkan Jika Ingin Olahraga Saat Puasa
(up/up)











































