Dikutip dari Web MD, gendang telinga pecah seringkali menimbulkan gejala yang berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang tidak menyadari telah mengalaminya, ada pula yang merasa nyeri.
Gejala lain dari gendang telinga yang pecah di antaranya adanya nyeri pada telinga. Kemudian keluar cairan dari dalam telinga. Cairan ini bisa berupa cairan bening, nanah atau bahkan darah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian juga melaporkan adanya dengungan yang terus-menerus terjadi di dalam telinga. Jika tak diobati, gendang telinga pecah juga bisa menjadi infeksi, yang kemudian menimbulkan nyeri dan pusing.
"Iya umumnya Anda akan mengalami adanya tekanan pada telinga, diikuti oleh rasa nyeri. Cairan juga bisa keluar dari telinga, bisa berupa darah atau nanah," ujar pakar kesehatan telinga, hidung dan tenggorokan dari ENT and Allergy Associates in Melville, New York, Vijay Mukhija, MD, seperti dikutip dari Health.
Menurut Vijay, saat Anda mengalami pecah gendang telinga yang cukup serius, Anda juga bisa mengalami gangguan pada proses pendengaran.
Baca juga: Berbagai Pemicu Gendang Telinga Pecah Seperti Dialami Gwen Stefani
(ajg/up)











































