Pria Ini Badannya Seperti Dicambuk Usai Makan Jamur Shiitake

Pria Ini Badannya Seperti Dicambuk Usai Makan Jamur Shiitake

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kamis, 29 Jun 2017 13:25 WIB
Pria Ini Badannya Seperti Dicambuk Usai Makan Jamur Shiitake
Jamur shiitake banyak dipakai dalam berbagai menu masakan Asia (Foto: thinkstock)
Jakarta - Seorang pria di Jerman mengalami reaksi toksik usai mengunjungi fastival makanan Asia. Jamur shiitake yang dikonsumsinya membuat badannya memar-memar seperti bekas dicambuk.

Oleh dokter, pria berusia 50 tahun ini didiagnosis mengalami shiitake flagellate dermatitis. Kondisi tersebut biasanya terjadi karena mengonsumsi jamur shiitake dalam kondisi mentah.

Jamur shiitake yang banyak dipakai dalam makanan Asia, dikenal punya beragam manfaat kesehatan. Namun mengonsumsinya dalam kondisi mentah diketahui bisa memicu reaksi toksik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shiitake dermatitis pertama kali teridentifikasi tahun 1977 oleh ilmuwan Jepang. Sang ilmuwan menemukan gejala memar-memar seperti bekas dicambuk pada sejumlah pasien yang ditelitinya, usai mengonsumsi shiitake mentah.

Reaksi tersebut mirip alergi, tetapi tidak melibatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Para ilmuwan menyebut, reaksi ini dipicu oleh molekul lentinan yang terkandung dalam jamur shiitake.

Baca juga: Efek Malas Ganti Baju Saat Berkeringat: Timbul Panu Hingga Imun Drop

Jamur shiitake cukup populer dan dikenal sebagai makanan sehatJamur shiitake cukup populer dan dikenal sebagai makanan sehat (Foto: thinkstock)


Dikutip dari Livestrong, lentinan memicu dilatasi atau pelebaran pembuluh darah dengan disertai sedikit radang di bawah kulit. Reaksi ini memicu guratan-guratan memar seperti bekas dicambuk.

Memar-memar tersebut biasanya muncul dalam beberapa hari setelah makan shiitake, dan akan hilang dengan sendirinya setelah 10-20 hari. Reaksi ini disebutkan tidak memicu kerusakan jangka panjang.

Dailymail melaporkan, beberapa jenis obat kemoterapi juga bisa memicu reaksi serupa.

Baca juga: Jamur yang Digunakan untuk Keperluan Medis

(up/up)

Berita Terkait