Rabu, 05 Jul 2017 18:02 WIB

Ketika Anak Didiagnosis Terkena Kanker, Apa yang Harus Dilakukan?

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Rasanya bagai disambar petir di siang hari ketika mendengar diagnosis dokter tentang ujian yang harus dipikul oleh sang buah hati. Terlebih jika ujian tersebut berupa penyakit yang butuh perawatan ekstra.

Jangan panik, tetap bersabar dan berusaha. Selain itu, pastikan Anda mengikuti semua anjuran para medis untuk proses pengobatan anak."Yang jelas nurut sama dokternya, itu saja deh," ujar Dr Edi Setiawan Tehuteru, SpA, MHA, IBCLC, saat ditemui detikHealth, Selasa (4/7/2017), dalam acara peluncuran buku 'Nama Tengahku Mukjizat' di Gedung Graha Niaga Thamrin, Jakarta.

Ketika seorang anak dicurigai terkena kanker, ia akan melewati tiga tahapan awal terlebih dahulu. Yang pertama, dokter akan melakukan upaya diagnostik untuk mengetahui jenis kanker yang menyerang anak.

Baca Juga: Ini yang Perlu Orang Tua Ketahui Tentang Kanker pada Anak

"Harus cepat-cepat, kalau dia tumor padat harus dibiopsi, kalau leukemia itu tadi, kita harus ambil aspirasi sum-sum tulang," terang dokter yang bergabung dalam Ikatan Dokter Anak Indonesia tersebut.

Tahap kedua adalah menetukan stadiumnya. Akan dilakukan tindak pemeriksaan lanjut apakah dengan cara difoto atau dengan cara lainnya.

"Apakah difoto atau diambil sum-sum tulangnya lagi, tergantung dari penyebaran masing-masing kanker karena kanker itu penyebarannya antara 2-3 jenis kanker itu macam-macam kan," jelasnya.

Jika sudah diketahui jenis dan stadium kanker pada anak, maka penentuan proses pengobatan baru akan dijalani. Selama proses pengobatan ini, banyak anak yang berhasil melewatinya dan dinyatakan sembuh. Oleh karena itu, tetap semangat dalam mendampingi sang anak ya.

Baca Juga: Serunya Saat Bahaya Kanker Anak Dikampanyekan Lewat Hiburan


(ajg/up)