Rabu, 05 Jul 2017 19:17 WIB

Pentingnya Mengasah Minat dan Bakat Anak Sejak Dini

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Foto: Reza/detikHealth
Jakarta - Ada alasan mengapa pakar psikologi dan pendidikan anak selalu menekankan pentingnya pemberian stimulus pada anak sejak usia dini. Hal ini dikarenakan pemberian stimulus berpengaruh terhadap masa depan anak.

Jovita Maria Ferlina, MPSi, Psikolog dari Little Shine Daycare mengatakan anak wajib mendapatkan berbagai macam stimulus sejak dini untuk mengasah bakat dan minatnya. Jika bakat dan minat tak diasah, anak bisa kehilangan arah hidup hingga tak memiliki tujuan.

"Kalau anak nggak tahu bakatnya apa, dia akan kesulitan menentukan goals dan kebingungan saat beranjak dewasa. Makanya kita lihat ada anak sudah mau lulus SMA tetapi bingung menentukan jurusan dan pilihan kuliah," tutur Jovita, dalam acara penutupan daycare PT Amerta Indah Otsuka di Pondok Indah Office Tower I, Jl Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2017).

Hal inilah yang membuat Jovita mengambil tema creativpreneur saat menjalankan daycare di kantor produsen pocari sweat ini. Creativpreneur mengenalkan anak kepada bermacam-macam jenis kecerdasan, yang diharapkan mampu membuat anak bersaing di masa depan.

Dengan creativpreneur, anak akan mampu menemukan dan mengungkapkan ide dan gagasan yang dimilikinya. Ide dan gagasan tersebut muncul sesuai dengan bakat dan minat serta jenis kecerdasan yang menonjol pada diri anak.

"Misalnya anak tidak suka bernyanyi, tapi pintar masak. Nah, bagaimana dia mengolah kemampuan memasaknya ini menjadi sesuatu yang menghasilkan. Intinya adalah tidak ada bakat anak yang sia-sia.

Direktur Corporate Affair PT Amerta Indah Otsuka, Pratiwi J, mengatakan daycare yang diselenggarakan adalah solusi bagi karyawan yang ditinggal mudik lebaran. Dengan begitu, karyawan bisa bekerja tanpa harus mengkhawatirkan anaknya.

Daycare diadakan selama 6 hari. Selama 6 hari itulah Jovita dan rekan-rekannya mengenalkan berbagai macam bentuk kecerdasan. Hari ini merupakan hari terakhir daycare, dan diadakan pertunjukan yang seluruhnya diisi oleh anak-anak yang diasuh di daycare.

"Kami ingin agar anak tak sekadar dititipkan, tapi juga melakukan kegiatan yang bermanfaat, salah satunya ya dengan mengikuti berbagai kegiatan yang dilakukan di daycare ini," ungkap Pratiwi.

(mrs/ajg)