Sabtu, 08 Jul 2017 11:05 WIB

Label Bebas Gluten Bukan Berarti Makanan Tersebut Sehat

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kini marak berbagai jenis makanan dengan tulisan bebas gluten. Padahal label Gluten-Free belum tentu jadi pertanda makanan sehat untuk dikonsumsi. (Foto: iStock/Telegraph) Kini marak berbagai jenis makanan dengan tulisan bebas gluten. Padahal label Gluten-Free belum tentu jadi pertanda makanan sehat untuk dikonsumsi. (Foto: iStock/Telegraph)
Jakarta - Ketika berbelanja roti atau kue, kebanyakan orang kini memilih untuk yang berlabel bebas gluten. Memang benar, bagi orang yang sensitif dengan kandungan gluten bisa berujung pada peradangan seperti perut kembung, distres dan masalah lainnya.

Tetapi, Josh Axe, nutrisionis dan dokter dari pengobatan alami menjelaskan bahwa alasan ini bisa juga muncul karena adanya proses penanaman gandum yang tidak lagi seperti dulu, dikutip dari The Daily Meal.

Menurutnya, gandum yang tumbuh pada 100 tahun lalu telah mengalami fermentasi lakto yang membuatnya lebih mudah untuk dicerna. "Gandum sekarang dihibrida dan artinya jumlah glutennya menjadi dua kali lebih banyak dari sebelumnya," terangnya.

Baca Juga: Terapkan Diet Gluten-Free karena Anak, Lucy Wiryono Mengaku Jarang Sakit

Pada faktanya, tidak ada alasan yang cukup penting untuk membuang gluten dari pola makan Anda. Kenyataannya, dengan melakukan hal itu bisa menyebabkan adanya masalah dalam mengeleminasi nutrisi pada gandum dan membuat Anda malah memakan makanan tanpa nutrisi.

Beberapa studi menunjukan, gluten bisa membangun koneksi otak menjadi lebih baik. "Ketika seseorang memilih bebas gluten, ini akan menimbulkan sindrom kelelahan kronis atau berujung pada Alzheimer dalam beberapa tingkatan tertetu," jelas Axe.

Kimberly Gomer seorang nutrisionis dari Pritikin Longevity Center and Spa pun mendukung apa yang Axe terangkan. Ia mengingatkan kepada orang-orang yang berasumsi bahwa hanya karena produk bebas gluten menjadikan makanan tersebut itu lebih sehat atau bisa membantu menurunkan berat badan bahwa kenyataannya tidak seperti itu. "Roti, biskuit, pretzel, dan kue khusus bebas gluten hanya makanan junk food yang dibuat tanpa gandum," ujarnya.

Baca Juga: Dokter: Anak dengan Autisme Sebaiknya Diberi Makanan Gluten-Free

Gluten merupakan protein yang terdapat pada tepung terigu dan olahannya, termasuk biskuit, mi, roti, gandum, donat dan sereal. Senyawa ini secara alami juga terdapat pada biji-bijian seperti gandum, barley dan gandum hitam (rye).

Dr dr Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM, menerangkan pada detikHealth beberapa waktu lalu bahwa anak dengan autisme juga sebaiknya menghindari gluten. "Anak-anak dengan autisme diduga memiliki leaky gut atau sistem pencernaan yang bocor sehingga tidak dapat memecah protein gluten dengan baik." (up/up)