Pada Sabtu (15/7/2017), media sosial digemparkan oleh video aksi yang dilakukan Koalisi Pejalan Kaki. Aksi tersebut diwarnai protes keras oleh beberapa pemotor yang diyakini sebagai tukang ojek.
Terkait dengan hasil penelitian yang menyebut orang Indonesia paling sedikit berjalan kaki, ketua Koalisi Pejalan Kaki Alfred Sitorus menyebut insiden ini sebagai gambaran nyata. Kurangnya minat berjalan kaki, antara lain karena harus berebut dengan pemotor yang menyerobot trotoar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan pada Minggu (16/7/2017), giliran aksi bullying yang jadi perbincangan para pengguna media sosial. Sebuah video viral menampilkan seorang mahasiswa berkebutuhan khusus, yang disebut-sebut sebagai pengidap autisme, tengah menjadi sasaran aksi bullying.
Aksi bullying tersebut terjadi di depan sejumlah orang. Sepertinya tidak ada yang menolong korban, bahkan malah terdengar sorak-sorai di belakangnya. Hingga pada satu titik, korban membalas aksi bullying tersebut dengan lemparan tempat sampah yang kemudian menjadi judul video tersebut, 'Lemparan Tong Sampah Maut'.
Baca juga: Sorak-sorai ketika Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Di-bully
(up/mrs)











































