Selasa, 18 Jul 2017 11:10 WIB

Senang Menertawakan Hal-hal Kecil? Selamat, Tandanya Kamu Sehat

Widiya Wiyanti - detikHealth
Apakah kamu sering menertawakan hal-hal kecil? Itu tandanya kamu orang yang tidak terlalu serius dan hal ini baik untuk kesehatan tubuhmu. (Foto: ilustrasi/thinkstock) Apakah kamu sering menertawakan hal-hal kecil? Itu tandanya kamu orang yang tidak terlalu serius dan hal ini baik untuk kesehatan tubuhmu. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Ketika kamu berjalan, kemudian tanpa sengaja tersandung lalu terjatuh. Selain rasa malu, kamu bukannya kesakitan malah tertawa. Hal kecil yang sepele mudah kamu tertawakan, itu tandanya kamu bukan orang yang terlalu serius.

Sebuah penelitian pada tahun 2011 yang dikutip di TIME menguji sekelompok reaksi orang terhadap cerminan dirinya dan terungkap bahwa mereka yang paling sering tertawa saat membayangkan diri mereka menunjukkan lebih sedikit tanda senyum palsu atau emosi negatif.

Dosen senior di Institute of Psychology di University of Innsbruck, Dr Ursula Beermann mengatakan bahwa orang-orang yang tidak terlalu serius bisa melihat kesalahan-kesalahan yang telah mereka buat.

Mereka juga sangat berhati-hati dalam mengakui perbedaan antara menertawakan diri sendiri dan membuat dirinya jatuh. Selain itu, tertawa juga dapat berhubungan dengan kesehatan fisik dan psikologis.

Dr. Beermann mengatakan bahwa penelitiannya menunjukkan bahwa orang-orang yang dapat menertawakan diri sendiri juga cenderung merasa kurang khawatir. Orang yang kurang khawatir akan kurang terhadap stres kronis. Stres kronis dapat menaiki sistem hormonal yang lama-kelamaan menyebabkan banyak masalah kesehatan emosional dan fisik, termasuk sakit kepala, penyakit jantung, masalah pencernaan, kecemasan dan depresi.

Baca juga: Ini Sederet Manfaat Bergabung di Klub Tawa

Ini manfaat tertawa bagi kesehatan tubuh dilansir dari NBC News:

1. Sehat untuk jantung

Sebuah penelitian tahun 2009 yang dilakukan oleh ahli jantung di University of Maryland Medical Center di Baltimore mengungkapkan bahwa tertawa dapat melindungi kamu terhadap serangan jantung dan mencegah penyakit jantung. Menurut penelitian tersebut, orang dengan penyakit jantung, 40 persen lebih kecil kemungkinannya untuk tertawa dalam berbagai situasi dibandingkan dengan orang-orang pada usia yang sama tanpa penyakit jantung.

2. Mengendalikan hidup menjadi lebih baik

Dr Beermann mengatakan bahwa orang yang lebih bahagia juga lebih tangguh, yang berarti mereka dapat mengendalikan kehidupannya dengan lebih baik jika hal-hal tidak berjalan sesuai keinginan mereka.

"Orang yang ceria tampaknya lebih tahan terhadap kejadian negatif, dan lebih mampu menghadapi kesulitan dalam hidup dengan senyuman," kata ahli humor Swiss dari Universitas Zurich, Dr. Willibald Ruch.

Tertawa memiliki banyak manfaat bagi kesehatanTertawa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan Foto: thinkstock


Terlebih lagi, sebuah studi dari Harvard University Centre of Developing Child mengatakan stres yang dialami oleh orang-orang yang kurang tahan terhadap masalah dapat menghasilkan bahan kimia di tubuh yang menyebabkan peradangan. Peradangan kronis dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk diabetes, penyakit kardiovaskular, artritis, kanker, demensia dan depresi.

3. Bisa mengatasi rasa sakit

Sebuah penelitian baru-baru ini yang diterbitkan dalam Journal of Pain menunjukkan bahwa ketahanan yang lebih tinggi dikaitkan dengan ambang rasa sakit yang lebih tinggi pada orang dewasa yang sehat. Hal ini dikaitkan dengan endorfin yang dilepaskan saat tertawa terbahak-bahak.

4. Meningkatkan memory jangka pendek

Penelitian mengatakan semakin banyak tertawa, semakin baik lama mengingat. Peneliti, Loma Linda melakukan penelitian untuk memeriksa tingkat stres dan memori jangka pendek dari 20 orang dewasa sehat berusia 60-70 tahun.

Mereka diminta membuat satu kelompok untuk duduk diam tanpa sarana komunikasi, dan membiarkan kelompok lain menonton video lucu. Pada "kelompok humor" memiliki peningkatan sebanyak 43,6 persen dalam kemampuan mengingat. Sedangkan 20,3 persen di kelompok lainnya. Selain itu, kelompok humor memiliki tingkat hormon stres kortisol yang lebih rendah dibandingkan kelompok lain.

Baca juga: Tertawa Dapat Menyembuhkan Sakit Mag

(wdw/up)
News Feed