Dikutip dari Body and Soul, sindrom raynaud lebih banyak menyerang wanita dibandingkan pria. Untuk pengobatannya pun hingga saat ini belum ditemukan.
Samantha Gemmell, seorang nutrisionis dari Croydon, VIC, membagikan kisahnya mengenai ketidaknyamanannya mengidap sindrom ini. "'Winter blues' tidak hanya menyerang kepala, tapi juga ke jari-jari tangan dan kaki. Aku selalu menghindar dari sosialisasi, terutama saat malam hari. Aku selalu punya sarung tangan di tas," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun ada sejumlah orang yang menganggap remeh mengenai masalah sindrom ini, ternyata sindrom raynaud bisa berdampak fatal seperti. Dr Harvey mengatakan fenomena Raynaud mungkin saja merupakan gejala autoimun atau gangguan jaringan ikat.
"Jika tidak terdiagnosis, dapat mengakibatkan hilangnya anggota badan atau bahkan mereka (yang memiliki sindrom) bisa punya kehidupan yang pendek. Saya pernah melihat satu kasus fenomena Raynaud di mana perlu dilakukan tindakan amputasi pada jari seseorang." ujarnya.
Untuk mengatasi rasa dingin, ada dua hal yang bisa dilakukan. Pertama adalah merendam kaki ke air dingin untuk melancarkan sirkulasi darah atau pindah ke suhu ruangan yang lebih hangat. Selebihnya, belum ada pengobatan untuk menyembuhkan sindrom yang muncul karena turunan ini.
Baca Juga: Diduga Idap Sindrom Manusia Pohon, Wajah Bocah Ini Mulai Ditumbuhi 'Kayu'
(up/up)











































