Sabtu, 22 Jul 2017 15:07 WIB

Sulit Punya Anak karena Endometriosis, Bayi Tabung Bisa Jadi Solusinya

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Selain nyeri, masalah yang kerap terjadi pada pasien endometriosis adalah infertilitas atau ketidaksuburan. Namun, tak perlu khawatir karena bayi tabung bisa menjadi solusi.

"Keluhan utama bagi yang sudah menikah itu sulit punya anak. Tapi bisa diatasi dengan bayi tabung itu pun solusi terakhir kalau sudah parah," ucap dr Ichandy Arief Rachman SpOG saat ditemui detikHealth di sela-sela KARMIG meeting 2017 di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (21/7/2017).

dr Ichandy kembali mengingatkan akan pentingnya memeriksakan endometriosis lebih awal. "Padahal pemeriksaan dini terhadap endometriosis bisa meningkatkan angka keberhasilan hamil lebih tinggi," sambung dr Ichandi.

Baca juga: Pasangan Ini Kabarkan Keberhasilan Bayi Tabung Mereka dengan Cara Unik

Lebih lanjut, dokter yang praktik RSPAD Gatot Soebroto ini mengimbau untuk menjalani hidup sehat dan mengurangi paparan bahan kimia. Hal itu dilakukan untuk mencegah munculnya endometriosis.

"Mengutip dari beberapa jurnal, wanita yang lebih banyak terpapar bahan kimia seperti dari cat rambut lebih berisiko mengalami endometriosis," imbuh dr Ichandy.

Sedangkan menurut dr Hari Nugroho SpOG dari RSUD Dr Soetomo Surabaya beberapa waktu lalu, wanita yang memiliki endometriosis belum tentu mengalami ketidaksuburan. Hasil statistik menunjukan bahwa hal tersebut hanya terjadi sebanyak 26 persen.

Ketika hamil, disebutkan endometriosis bisa mereda. Sebab pada dasarnya perkembangan endometriosis sangat bergantung dengan kadar estrogen. Pada kehamilan, kadar estrogen menurun sehingga progresivitas dari endometriosis bisa tertekan.

Baca juga: Derajat Keparahan Endometriosis Pengaruhi Cara Pasutri 'Mendapat' Momongan


(ajg/up)