dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Center Denpasar mengatakan jamur rentan menginfeksi ketiak karena lembab dan cocok untuk pertumbuhan jamur. Jamur Candidida adalah salah satu jenis jamur yang paling sering menginfeksi ketiak dan menyebabkan gatal-gatal.
"Infeksi jamur candida ditandai dengan bercak kemerahan di mana bagian tengahnya sering terlihat berwarna putih dan mudah lecet, dan di bagian luar bercak merahnya terdapat bintil-bintil yang dikenal dengan istilah satelit lesi," tutur dr Darma kepada detikHealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan dr Darma, infeksi jamur berisiko terjadi pada orang-orang dengan produksi keringat berlebih. Karena itu infeksi jamur ini rentan menyerang di musim panas di mana seseorang akan lebih mudah berkeringat.
"Bisa juga karena jarang diganti bajunya saat lembab. Atau karena penyakit lain yang menurunkan daya tahan tubuh seperti kencing manis (diabetes melitus)," tuturnya lagi.
Untuk penanganan infeksi jamur di ketiak, dr Darma lebih menyarankan penggunaan krim anti jamur daripada krim dengan steroid. Namun yang terpenting adalah pencegahan, di mana kebersihan tubuh termasuk ketiak harus dijaga dengan baik.
"Agar tetap sehat, sebaiknya ketiak dijaga tetap kering, dan dibersihkan dengan sabun saat mandi," tutupnya.
Baca juga: Sering Gatal-gatal di Ketiak? Cek di Sini Penyebabnya
(mrs/up)











































