Rabu, 26 Jul 2017 14:05 WIB

Ini Alasan Pembaca Suka Makan Pedas

Suherni Sulaeman - detikHealth
Ilustrasi pembaca suka makan pedas/Foto: thinkstock
Jakarta - Orang yang gemar makan pedas tentu selalu akan menambahkan bumbu pedas seperti sambal atau saus ke setiap makanannya. Bahkan cabai mentah pun disantap agar rasa pedas lebih terasa di lidah.

Pedas yang didapat dari cabai dipicu oleh senyawa kimia bernama capsaicin. Senyawa ini disebut mempunyai sejumlah khasiat antara lain meredakan rasa sakit, anti radang hingga meningkatkan nafsu makan.

Terkait hal ini, detikHealth menggelar survei untuk mencari tahu apa alasan pembaca suka makan pedas. Mau tahu alasannya? Yuk simak!

Dari hasil yang diperoleh melalui polling Twitter, sebanyak 71 persen pembaca memilih 'selera' sebagai alasan makan pedas. Kebanyakakan yang gemar makan pedas mengaku sehari tanpa makan pedas terasa ada yang kurang, hal ini disebabkan karena tubuhnya sudah terbiasa sehingga lebih toleran terhadap pedas.

Baca juga: Cabai Tidak Sekedar Pedas Tapi Ada Manfaat Kesehatannya

Ini Alasan Pembaca Suka Makan PedasPolling alasan pembaca suka makan pedas/Foto: Twitter

Dibuktikan juga oleh sebuah studi bahwa efek desensitisasi dapat terjadi pada senyawa capsaicin. Ketika cabai pertama kali dikonsumsi maka reseptor TRPV 1 akan bereaksi penuh, namun lama kelamaan bila cabai terus dikonsumsi reseptor bisa jadi lebih 'tumpul' membuat intensitas pedasnya berkurang.

Sementara itu, di peringkat kedua, sebanyak 14 persen pembaca memakan pedas dengan alasan untuk hilangkan flu dan pusing. Kemudian, dengan nilai persentase yang sama yakni 4 persen, pembaca memanfaatkan makan pedas untuk alasan kesehatan dan menurunkan berat badan.

Menurut Dr Ari Fahrial Syam, konsultan lambung dan pencernaan dari RS Cipto Mangunkusumo, makan pedas juga baik bagi saluran pencernaan. Bagi yang mengalami sembelit, makan pedas bisa meningkatkan gerak peristaltik usus sehinga memperlancar proses buang air besar.

Namun, Dr Ari berpesan agar berhati-hati makan makanan pedas jika punya riwayat sakit mag. Saat gejala menyerang, sebaiknya hindari makanan pedas dan asam. Nah, setelah gejala mag sudah pulih, makan pedas tidak masalah asal tidak berlebihan ya.

Baca juga: Hindari Makanan Pedas Kalau Punya Sakit Mag, Ini Alasannya (hrn/up)