Rabu, 26 Jul 2017 19:31 WIB

Catat, Begini Cara yang Tepat Bersihkan Kotoran Telinga

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Kotoran telinga yang menumpuk dapat membuat seseorang merasa risih sehingga mereka akan membersihkannya. Namun, masih ada teknik membersihkan telinga yang salah di masyarakat.

Menanggapi hal ini, dr Agus Subagio, SpTHT mengatakan membersihkan telinga menggunakan cotton bud sebaiknya tidak dilakukan. Sebab hal tersebut dapat menyebabkan cedera jika tidak dilakukan dengan benar.

"Misalnya saja anak kecil meniru orang tuanya membersihkan dengan cotton bud itu bisa bahaya. Anak bisa cedera," ucap dr Agus ketika berbincang dengan detikHealth baru-baru ini.

Selain itu, dr Agus mengatakan, membersihkan telinga menggunakan cotton bud dapat memunculkan masalah baru seperti terdorong masuknya kotoran ke dalam telinga. Sehingga kotoran akan sulit dibersihkan dan mengeras di dalam telinga.

Maka dari itu ia menyarankan untuk membersihkan telinga menggunakan kapas. "Saran saya pakai kapas dan hanya di bagian sekitar lubang bukan di lubangnya," sambung dokter yang praktik di RS Pondok Indah Puri Indah ini.

Lebih lanjut, dr Agus mengatakan bahwa pada dasarnya kotoran pada telinga dapat keluar sendiri secara alami. Misalnya dengan menggerakkan rahang seperti berbicara atau mengunyah makanan.

Lantas, idealnya berapa kali dalam seminggu membersihkan kotoran telinga? Menurut dr Agus seminggu sekali dirasa cukup untuk membersihkan kotoran pada sekitar lubang telinga. Sementara untuk pengecekan lebih lanjut disarankan enam bulan sekali untuk konsultasi ke dokter.

"Enam bulan sekali untuk cek banyak tidaknya kotoran kan bisa sekalian dibersihin dalamnya kalau ada," pungkas dr Agus

Baca juga: Sering Dilakukan, Tapi Cara Bersihkan Kotoran Telinga Begini Tak Dianjurkan


(up/up)