Kamis, 27 Jul 2017 08:35 WIB

Punya Kotoran Telinga Berstekstur Keras? Begini Cara Membersihkannya

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Kalau kotoran telinga sudah keras maka perlu dilunakkan terlebih dahulu. (Foto: Thinkstock) Kalau kotoran telinga sudah keras maka perlu dilunakkan terlebih dahulu. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Kotoran telinga ada berbagai macam teksturnya, termasuk yang bertekstur keras. Hal ini pun menjadi salah satu kendala saat membersihkan telinga.

Menurut dr Agus Subagio, SpTHT kotoran telinga yang bertekstur keras terjadi karena terdorongnya kotoran pada liang telinga ke dalam. Sehingga kotoran sulit dibersihkan dan mengeras.

"Itu terjadi pada kasus seseorang yang suka mengorek-ngorek telinga dan produksinya (kotoran telinga) jadi bertambah, terdorong ke dalam. Kotoran menjadi keras dan lebih susah dikeluarkan," ucap dr Agus kepada detikHealth baru-baru ini.

Baca juga: Kotoran Telinga Ternyata Juga Bisa Jadi Indikator Kesehatan

Nah, untuk mengatasinya dr Agus menjelaskan agar berkonsultasi ke dokter. Pasalnya, kotoran yang terdorong ke dalam dan keras akan sangat sulit dikeluarkan. Selain itu, jika dipaksakan akan menimbulkan trauma pada daerah di sekitarnya.

"Membersihkan kotoran yang terdorong ke dalam dan sudah keras biasanya sama dokter akan diberi obat tetes tiga sampai tujuh hari. Itu supaya kotorannya melunak terlebih dahulu baru bisa dibersihkan," sambung dokter yang praktik di RS Pondok Indah Puri Indah ini.

Oleh karena itu, ia menyarankan untuk tidak membersihkan telinga dengan cara mengorek-ngorek. Sebab hal tersebut dapat membuat terdorongnya kotoran ke dalam dan mengeras sehingga berisiko menutupi seluruh lubang telinga.

Baca juga: Seperti Ini Warna Kotoran Telinga yang Normal (up/up)