Jumat, 04 Agu 2017 10:04 WIB

Nyeri Bahu ke Tukang Pijat, Sudah Tepat?

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Jika kondisinya parah, maka pijat kemungkinan besar tidak akan bermanfaat meredakan nyeri. (Foto: ilustrasi/thinkstock) Jika kondisinya parah, maka pijat kemungkinan besar tidak akan bermanfaat meredakan nyeri. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Tukang pijat mungkin tempat pertama yang muncul di benak orang yang mengalami sakit pada otot bahu. Memang, begitu selesai dipijat biasanya tubuh akan terasa lebih enteng. Tapi tindakan tersebut sudah tepat belum ya?

"Dibawa ketukang urut tidak dianjurkan tapi tidak dilarang juga. Cuma kembali lagi harus tahu correct diagnosisnya terlebih dahulu," papar dr Iman Widya Aminata, SpOT, dari Rumah Sakit Pondok Indah saat ditemui, di kawasan Pakubuwono, Jakarta baru-baru ini.

Sebab, menurut lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut, ketika seseorang pergi ke tukang urut, mereka tidak memahami apa yang menjadi alasan di balik nyeri bahunya tersebut. Penanganan yang dilakukan untuk masalah nyeri otot pun tidak terselesaikan dengan baik.

Baca juga: Didiagnosis Keletihan Tapi Nyeri di Bahu Kiri Terus Muncul, Mengapa?

"Kadang orang datang dalam keadaan yang lebih parah, hal yang bisa diselesaikan 20 menit jika diatasi lebih awal jadi harus melalui proses surgery 3 jam," terang dr Iman.

Hal ini disebabkan karena ketakutan orang terhadap dokter. Kesan pertama ketika mendengar kata dokter selalu dibayangi dengan tindak operasi. Padahal, tindak operasi merupakan pilihan terakhir yang muncul untuk menangani nyeri otot. Ini pun juga harus diperhatikan mengenai penyebab rasa nyeri tersebut.

Ketika seseorang merasakan nyeri bahu, maka langkah yang harus dilakukan pertama kali adalah dengan mengistirahatkan bahu yang terasa sakit. Bisa juga dilakukan sambil melakukan kompres es untuk meredakan rasa sakit. Jika rasa nyeri sudah lebih dari tiga hari dan tidak berkurang, sebaiknya segera periksakan ke dokter guna menghindari kondisi yang semakin buruk.

Baca juga: Nyeri di Salah Satu Bahu, Apa Sebabnya? (up/up)
News Feed