Minggu, 06 Agu 2017 12:10 WIB

Mengapa Penyakit Paru-paru Bisa Bikin Kurus?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Penyakit paru-paru bikin orang jadi kurus/Foto: iStock
Jakarta - Seringkali kita lihat bahwa pada pasien penyakit paru, khususnya tuberkulosis, radang paru, PPOK (penyakit paru obstruktif kronis) dan kanker paru cenderung terjadi penurunan berat badan yang drastis.

Dokter spesialis paru dan pernapasan, dr Rezki Tantular, SpP, menjelaskan bahwa hal ini terjadi akibat perubahan Immuno-Endokrin yaitu hormon yang berkaitan dengan ketahanan tubuh pada penyakit paru khususnya kronis yang menyebabkan peningkatan hormon katabolisme seperti kortisol dan katekolamin serta sitokin inflamasi yang dinamakan hiperkatabolisme.

"Kondisi ini akan mengakibatkan menurunnya fungsi otot rangka sehingga pasien akan menjadi kurus serta kondisi ini juga akan mengakibatkan peningkatan energi yang dibutuhkan," ujar dr Rezki.

Baca juga: Curhat Seorang Istri yang Paru-paru Suaminya Harus Dibor Karena Rokok

Dikatakan ayah dari dua orang putri ini, walaupun pasien makan seperti biasa atau bahkan lebih banyak, energi yang dihasilkan tidak mencukupi untuk mengganti energi yang dibutuhkan pada saat kondisi hiperkatabolisme tersebut.

Nah, cara yang dapat dilakukan untuk menghindari penurunan berat badan tersebut, imbuh dr Rezki adalah dengan menambah asupan protein sebagai bahan pengganti sel yang rusak baik dengan protein yang sudah tersedia di alam seperti putih telur dan protein hewani serta nabati yang lain ataupun dengan pemberian suplemen asam amino.

"Dan yang paling penting adalah mengatasi penyebab dari kurus tersebut atau pengobatan dari penyakitnya itu sendiri," pesan dr Rezki.

Baca juga: Olahraga Terbaik untuk Paru-paru adalah Renang (hrn/up)