ADVERTISEMENT

Kamis, 10 Agu 2017 18:15 WIB

Yuk Hidup 'CERDIK' untuk Cegah Kanker Kepala Leher

Widiya Wiyanti - detikHealth
Terapkan pola hidup 'CERDIK' untuk mencegah kanker kepala leher. Foto: thinkstock
Jakarta - Kanker merupakan penyakit salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Di Indonesia sendiri kasus kanker masih menjadi masalah serius.

Salah satunya kanker kepala leher, pada tahun 2012 terdapat kasus kanker kepala leher sebesar 15 persen per 100 ribu orang, dan 13 persennya tidak dapat tertolong.

"Masih besarnya angka kematian kanker kepala leher karena deteksinya sudah mencapai stadium lanjut," tutur dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT), dr Marlinda Adham, SpTHT-KL(K), PhD dalam acara Perayaan Hari Kanker Kepala Leher Sedunia di Aula Departemen Radioterapi RS Cipto Mangunkusumo, Kamis (10/8/2017).

Baca juga: Ini Sebabnya Kanker Lidah Sering Tidak Terdeteksi

Gejala yang sering tidak disadari membuat pendeteksian penyakit ini sudah sampai stadium lanjut, sehingga penanganan dan terapi yang diberikan cukup terlambat.

Walau penyebab kanker ini adalah papillomavirus (HPV) dan epstein-barr virus (EBV), namun pola hidup yang tidak sehat juga bisa menjadi penyebab pemicunya kanker kepala leher.

"Terus hidup sehat hindari kanker," ujar dokter yang disapa Linda itu.

Ia menyarankan untuk menerapkan hidup 'CERDIK' untuk mencegah penyakit mematikan itu. Yang pertama yaitu cek kesehatan secara rutin. "Minimal satu tahun sekali," imbuh dr Linda.

Kemudian enyahkan asap rokok, asap rokok mengandung lebih dari 40 ribu zat kimia berbahaya yang salah satunya adalah karsinogen yang menyebabkan kanker.

Lalu rajin olahraga fisik dan menerapkan diet seimbang, tubuh harus mendapatkan asupan nutrisi dan gizi seimbang setiap harinya. Tubuh juga harus mendapatkan istirahat yang cukup serta kelola stres dengan baik.

Baca juga: Kanker Kepala Leher Sulit Dideteksi Karena Masih Belum Dikenal

(wdw/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT