Selasa, 15 Agu 2017 07:10 WIB

Gara-gara Tato Henna, Wajah Pemuda Ini Mengalami Luka Parah

Firdaus Anwar - detikHealth
ilustrasi henna (Foto: thinkstock)
Jakarta - Tato henna adalah tato temporer yang populer dikalangan masyarakat Asia dan Timur Tengah. Tato ini biasanya dibuat dari campuran tumbuhan alami namun demikian hati-hati jangan tertipu karena bisa ada risiko kesehatannya.

Kadang campuran pewarna yang dipakai dalam henna bisa menyebabkan reaksi parah pada kulit. Sebagai contoh kasus terbaru terjadi pada seorang remaja pria asal Inggris, James Colley (18).

Baca juga: Personel Atomic Kitten Ingatkan Bahaya Tato Henna pada Anak-anak

Kepada BBC James bercerita awalnya ia mendapat tato henna di wajah ketika sedang berlibur di daerah Yunani. Pertama kali ditato ia merasa puas dan percaya diri namun lama-lama mulai muncul keanehan.

"Besoknya teman saya menunjuk ke arah henna di wajah dan bilang 'kayaknya mulai kelihatan mengerikan'," ungkap James.

"Saya lalu pergi ke rumah sakit untuk menghilangkannya dengan pemutih karena cuma itu cara untuk membilas pewarna hitam palsu pada henna ini... Dokter membaringkan saya lalu bilang 'ini akan terasa sakit' dan dengan kapas berlumur pemutih mulai menggosok henna hingga ke dalam dua lapisan kulit," lanjutnya seperti dikutip dari BBC, Selasa (15/8/2017).

Belakangan diketahui henna yang digunakan oleh James adalah henna dengan zat pewarna murahan sehingga menimbulkan reaksi alergi berat. Beberapa teman James dilaporkan juga mendapat henna yang sama di tangan dan dadanya namun tidak menunjukkan reaksi apa-apa.

Luka yang tersisa pada wajah James diperkirakan dokter akan sembuh dalam waktu yang lama sekitar lima tahun.

"Rasanya sulit untuk digambarkan. Seperti wajah Anda disobek oleh sesuatu, sungguh sangat buruk," pungkas James.

Baca juga: Tato Henna yang Dicampur Benzena Bisa Memicu Leukemia

(fds/up)