Selasa, 29 Agu 2017 08:31 WIB

Ini Lho Perbedaan Antara Migrain dan Sakit Kepala Biasa

Widiya Wiyanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Biasanya orang sulit untuk membedakan antara sakit kepala dan migrain. Terkadang sakit kepala yang luar biasa belum tentu itu adalah migrain.

Dikutip dari The List, Selasa (29/8/2017), ahli saraf dari Klinik Ortopedi Kerlan-Jobe di Los Angeles, dr Vernon Williams mengatakan bahwa sakit kepala dan migrain disebabkan saat pembuluh darah, otot, dan saraf di kepala terlalu terangsang.

"Bila struktur sensitif nyeri ini menjadi terlalu aktif atau aktivitas kimia di otak berubah, maka kita akan merasakan sakit kepala yang membuat tidak nyaman," jelasnya.

Baca juga: 7 Alasan Tak Terduga Datangnya Sakit Kepala

Lantas, bagaimana membedakan antara sakit kepala dengan migrain? Dirangkum detikHealth, ini beberapa perbedaannya:

1. Letak rasa sakit

Pada sakit kepala biasa, biasanya rasa sakit muncul di beberapa lokasi, seperti bagian depan, belakang, atau atas kepala. Sedangkan rasa sakit pada migrain terletak lebih spesifik, yaitu di belakang mata. Mata terasa sakit saat migrain melanda.

2. Lamanya rasa sakit

Ahli bedah migrain yang berpusat di Houstondr, dr Mark Khorsandi mengatakan bahwa sakit kepala biasa berlangsung dengan durasi 30 menit atau beberapa jam, tapi bisa menurun bahkan menghilang dengan obat pereda rasa sakit.

Sedangkan migrain akan berlangsung lebih lama dan meningkat seiring berjalannya waktu. "Pasien migrain sering menggambarkan rasa sakit saat berdenyut dan bisa bertambah buruk saat mereka mencoba melakukan aktivitas sehari-hari," imbuh dr Khorsandi.

Baca juga: Tak Boleh Abai Lagi Jika Sakit Kepalanya Sudah Seperti Ini
https://health.detik.com/read/2017/04/10/170319/3470559/763/tak-boleh-abai-lagi-jika-sakit-kepalanya-sudah-seperti-ini?_ga=2.42021990.29198536.1503889561-549293958.1503032848

3. Gejala tambahan yang mengiringi

Sakit kepala yang berlebih bisa saja berakibat fatal karena sensasi rasa sakit yang menyerang daerah kepala dan leger bagian atas. Dengan intensitas yang berbeda-beda, sakit kepala bisa diredakan. Dan tidak ada tambahan gejala lain yang mengiringi sakit kepala biasa.

Sedangkan migrain disertai rasa berdenyut, gangguan penglihatan seperti penglihatan kabur dan terjadi kepakaan terhadap cahaya serta diikuti rasa mual. "Ketajaman visual berkurang selama serangan migrain," ujar seorang terapis fisik holistik, Sally Morgan.

4. Respons terhadap obat

Sakit kepala biasa, walaupun terasa sakit sekali bisa mereda setelah pemberian obat bebas. Namun migrain tidak merespons semua obat. Sakit yang disebabkan migrain bisa mereda setelah diberi obat yang direspkan oleh dokter, kemudian tidak bisa langsung reda atau hilang seperti obat biasa. Efeknya bisa terasa setelah beberapa waktu.

Baca juga: Sering Sakit Kepala, Itu Gejala Stroke? (up/up)