"Kalau menyebut olahraga ada yang namanya pemanasan dan pendinginan. Kedua hal itu penting dilakukan," kata dr Ghuna Arioharjo Utoyo, SpOT saat dihubungi detikHealth baru-baru ini.
Lebih lanjut, dr Ghuna mengatakan bahwa pendinginan ada beramacam-macam jenisnya. Ia pun memberi contoh pada pemain sepak bola, pendinginan biasa dilakukan dengan memberikan kompres es pada kaki sang pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Terapi Pendinginan untuk Serangan Jantung
Selain itu, pada dasarnya pendinginan bisa dilakukan dengan hanya beristirahat. Dengan begitu sendi dan urat dikatakannya akan lebih rileks.
Sementara itu, menurut Dr Ross Tucker, fisiologis sekaligus pendiri situs The Science of Sport, pendinginan sejatinya tidak memiliki banyak manfaat. Orang-orang masih melakukannya karena dogma yang salah dari atlet dan pelatih olahraga.
"Pendinginan disebut dapat mengurangi risiko nyeri dan pegal karena membantu kaki mengeluarkan asam laktat yang ada di otot. Padahal kita tahu, pegal dan nyeri muncul bukan karena adanya asam laktat di dalam otot," tutur Dr Tucker, dikutip dari NY Times.
Asam laktat merupakan hasil produksi metabolisme karbohidrat tanpa menggunakan oksigen. Biasanya asam laktat diproduksi di sel otot saat suplai oksigen tidak cukup untuk menunjang produksi energi, seperti saat sedang berolahraga berat.
Baca juga: Pakar: Pendinginan Setelah Olahraga Tak Memiliki Banyak Manfaat
(up/up)











































