"Jangan diurut. Kalau diurut kan ditekan-tekan itu nanti makin bengkak," ucap dr Ghuna Arioharjo Utoyo, SpOT ketika dihubungi detikHealth baru-baru ini.
Lebih lanjut dr Ghuna mengatakan ketika tubuh diurut dan bengkak maka hal tersebut menyebabkan cedera kembali. Sehingga hal ini membuat penyembuhan bertambah berat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Keseleo, ke Dokter atau ke Tukang Urut?
Kemudian ia juga mengatakan saat dipijat urut, biasanya bagian tubuh yang cedera juga akan diberikan kompres air hangat. Padahal hal tersebut justru membuat pembuluh darah melebar dan akhirnya juga memperberat penyebuhan.
Nah, untuk penanganan yang tepat dr Ghuna memberikan istilah 'rice'. R adalah rest atau mengistirahatkan, kemudian i adalah ice atau memberikan kompres dingin untuk mengurangi bengkak.
"C itu compression itu dibalut jangan terlalu ketat. Jadi dibalut untuk mengurangi bengkak juga. Dan e adalah elevation yaitu bagian tubuh yang cedera diangkat lebih tinggi dengan bantal atau apa," pungkasnya.
Baca juga: Nyeri Bahu ke Tukang Pijat, Sudah Tepat? (ajg/fds)











































