Minggu, 17 Sep 2017 11:07 WIB

Waduh, Sistem Kekebalan Tubuh yang Terlalu 'Aktif' Bisa Picu Depresi Lho

Puti Aini Yasmin - detikHealth
Kecenderungan seseorang untuk depresi disebut peneliti bisa jadi karena sistem kekebalan tubuhnya. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang mengalami depresi. Nah, baru-baru ini studi menyebutkan salah satu hal yang bisa menyebabkan seseorang depresi adalah sistem kekebalan tubuh yang terlalu 'aktif'.

Pada dasarnya depresi merupakan penyakit fisik yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang rusak dan dapat diobati dengan menggunakan obat anti-inflamasi. Perawatannya pun hanya berfokus pada pengurangan serotonin dan zat pemicu mood lainnya pada otak.

Namun, peneliti dari University of Cambridge di Inggris menemukan bahwa sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif bisa memicu peradangan pada seluruh tubuh yang berkaitan dengan depresi. Selain itu menyebabkan seseorang merasa putus asa, tidak bahagia dan lelah.

Dikutip dari Indian Express, aktif yang dimaksud peneliti adalah sistem kekebalan tubuh yang gagal dimatikan setelah terjadinya sakit. Peneliti menyamakan hal ini dengan kondisi mood yang rendah saat seseorang mengalami sedang melawan virus sakit.

Baca juga: Respons Tepat Saat Orang yang Depresi Curhat

"Sangat jelas bahwa peradangan bisa menyebabkan depresi. Dalam hubungan suasana hati, tidak ada keraguan bahwa ada hubungan yang kuat antara peradangan dan gejala depresi," ucap Ed Bullmore, profesor dari University of Cambridge.

Sementara itu, peneliti dari Cambridge dan Wellcome Trust masih terus berusaha melakukan uji coba obat anti-inflamasi untuk mengatasi depresi pada tahun depan.

Baca juga: Lebih Halus dan Sulit Terdeteksi, Jangan Remehkan Depresi Ringan (up/up)