Minggu, 24 Sep 2017 19:17 WIB

Cerita Atlet UFC Soal Pertarungan Melawan Keinginan Bunuh Diri

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Ronda Rousey  (Foto: BBC) Ronda Rousey (Foto: BBC)
Jakarta - Tangguh di atas ring tak membuat atlet Ultimate Fighting Championship (UFC) Ronda Rousey bebas dari ancaman masalah kejiwaan dan gangguan mental. Ia mengaku sempat merasa ingin bunuh diri tahun lalu saat kalah bertarung di atas ring.

"Aku tidak siap untuk kalah. Aku datang dengan rekor 12 kali menang berturut-turut dan kekalahan itu meruntuhkan diriku," ucap Rousey dalam sebuah wawancara baru-baru ini, dikutip dari BBC.

Rousey kalah saat mempertahankan sabuk juara UFC kelas bantam melawan Holly Holm tahun lalu. Kekalahan tersebut menghancurkan dirinya dan Rousey mengaku sempat mengalami gejala depresi.

Baca juga: Cantik-cantik Kekar! Potret Para Petarung MMA Wanita

Hal ini ditandai dengan sulitnya ia kembali berlatih. Bahkan ia sempat memiliki masalah dengan kekasihnya, Travis Brown, yang kala itu mencoba mengalihkan perhatiahannya dari kekalahan melawan Holm.

"Aku merasa ingin bunuh diri karena saat itu aku kehilangan gelar dan kehilangan rekor. Aku merasa tanpa rekor itu, aku bukan siapa-siapa dan tak berguna," tandasnya lagi.

Namun upaya dari Travis dan keluarga membuat Rousey mulai menemukan titik cerah. Perempuan berusia 30 tahun ini pun sempat bangkit dan kembali berlatih.

Cerita Atlet UFC Soal Pertarungan Melawan Keinginan Bunuh DiriFoto: BBC


Meski kalah lagi di pertarungan berikutnya, Rousey mengaku tidak merasakan kesedihan yang sama seperti tahun lalu. Menurutnya, hal ini berhubungan dengan Travis yang membuatnya merasa dihargai bukan sebagai atlet UFC pemegang rekor, namun sebagai wanita seutuhnya.

"Aku melihat Travis dan berpikir aku harus hidup. Kini aku punya alasan untuk hidup, yakni menjadi istri Travis dan ibu dari anak-anak kami kelak," ungkap mantan atlet judo ini.

Travis dan Rousey menikah bulan Agustus lalu di Amerika Serikat. Saat ini ia mengaku sedang menikmati fase bulan madu dan belum mempersiapkan diri untuk menghadapi pertarungan selanjutnya.

"Setiap orang pernah merasakan kekalahan dalam hidupnya. Mungkin ini yang aku butuhkan, untuk jatuh dan bangkit kembali dengan prestasi yang lebih besar," tutupnya.

Baca juga: Mayweather vs McGregor, Yuk Intip Olahraga si Jagoan MMA

(mrs/up)
News Feed