Kamis, 28 Sep 2017 11:33 WIB

Bersihkan Miss V Lebih Dianjurkan Pakai Sabun Bayi daripada Kapur Sirih

Erika Kurnia - detikHealth
Menurut dokter kebidanan, menggunakan sabun bayi lebih baik daripada sabun berbahan kapur sirih untuk membersihkan organ intim. Foto: Ilustrasi/thinkstock Menurut dokter kebidanan, menggunakan sabun bayi lebih baik daripada sabun berbahan kapur sirih untuk membersihkan organ intim. Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Membersihkan area luar organ intim penting untuk wanita, khususnya yang sudah aktif secara seksual. Saat ini ada banyak pilihan sabun pembersih organ kewanitaan yang ditawarkan, khususnya yang memakai bahan kapur sirih. Sayangnya, menurut dokter kandungan penggunaan sabun seperti itu dihindari.

Dijelaskan oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Med. Firman Santoso, Sp.OG, organ intim memiliki sistem keseimbangan floral yang dapat terganggu oleh bahan kimia kapur sirih untuk membersihkan area tersebut.

"Organ intim wanita secara alami bisa menjaga keseimbangan floralnya (bakteri baik dan jahat). Tapi, bakteri ini bisa mati saat pakai antiseptik, seperti sabun kapur sirih. Air daun sirih bersifat antiseptik dan bisa membunuh bakteri baik. Jumlah bakteri yang jahat justru nantinya akan menjadi dominan," katanya, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Baca juga: Berbahayakah Merawat Area Kewanitaan dengan Sabun Pencuci Miss V?

Keseimbangan floral di organ intim yang terganggu akan memunculkan gejala infeksi vaginal, seperti keputihan dan gatal.

"Jadi, organ intim enggak perlu dicuci pakai sabun antiseptik. Membersihkan daerah itu cukup dengan air pH netral saja. Pakai sabun bayi paling bagus, karena pH-nya aman," pungkasnya.

Baca juga: Tips Menjaga Kebersihan Miss V Agar Terhindar dari Keputihan (up/up)
News Feed