Cegah Mati Mendadak Akibat Serangan Jantung

Cegah Mati Mendadak Akibat Serangan Jantung

Suherni Sulaeman - detikHealth
Senin, 02 Okt 2017 15:00 WIB
Cegah Mati Mendadak Akibat Serangan Jantung
Cegah mati mendadak akibat serangan jantung dengan medical check up/Foto: Thinkstock
Jakarta - Kasus mati mendadak akibat serangan jantung tentu sering kita dengar meski sebelumnya orang tersebut tampak sehat-sehat saja. Bahkan yang lebih mengkhawatirkannya lagi kondisi ini sering terjadi pada dewasa muda.

"Jadi sebenarnya jantung itu silent killer, jadi kadang-kadang nggak ada gejala apapun, tiba-tiba serangan jantung," demikian kata dr Ayuthia Putri Sedyawan, BMedSc, SpJP, FIHA, dokter jantung dari Mayapada Hospital Lebak Bulus.

"Kadang-kadang nggak ketahuan, kadang-kadang orang lagi tidur terus serangan jantung," sambung dr Ayu, sapaan akrabnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Soal Monitor EKG Setya Novanto yang 'Flat', Ini Komentar Dokter Jantung

Sayangnya, menurut ibu dua anak ini, 20 sampai 25 persen orang yang terkena serangan jantung diketahui sesudah meninggal.

Baca juga: Tidak Hanya Nyeri Dada, Ini Ciri Serangan Jantung yang Perlu Anda Tahu

Maka itu, untuk mencegah serangan jantung harus dilakukan pemeriksaan kesehatan. Selain itu diperlukan juga kesadaran diri dengan memodifikasi gaya hidup dari yang tidak sehat menjadi lebih sehat.

"Makanya tetap harus medical check up, lifestyle harus baik. Karena serangan jantung adalah salah satu penyebab tertinggi sudden death," tegas dr Ayu.

"Dan kalau misalnya memang sudah terdiagnosa jantung koroner maka harus minum obat, olahraga, rutin kontrol, dan menjaga kondisi," pungkasnya.

Baca juga: Wajib Tahu! Begini Pertolongan Pertama untuk Serangan Jantung (hrn/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads