Pria Ini Baru Menyadari Mr P Patah Setelah 12 Jam Kesakitan

Pria Ini Baru Menyadari Mr P Patah Setelah 12 Jam Kesakitan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 03 Okt 2017 08:30 WIB
Pria Ini Baru Menyadari Mr P Patah Setelah 12 Jam Kesakitan
Foto: Getty Images
Jakarta - Kasus penis patah tidak selalu mudah terdeteksi. Seperti dalam kasus ini, pasien baru menyadarinya 12 jam setelah melakukan aktivitas seks yang brutal.

Pasien 47 tahun yang tidak disebut namanya ini bahkan dilaporkan masih bisa menjaga ereksi dan menyelesaikan hubungan seks dengan pasangannya. Ia baru curiga setelah merasakan nyeri saat buang air kecil.

Ketika memeriksakan diri ke rumah sakit di Birmingham, pria ini sudah mengalami bengkak pada batang Mr P. Dokter memastikan, terjadi 'penis patah' akibat trauma fisik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dokter yang menanganinya, Conrad Brice von Stempe dari University College London Hospital melakukan pemeriksaan ultrasonik untuk memastikannya. Hasilnya, ditemukan sobekan berukuran 2x3cm pada sisi kanan corpus cavernosum. Ini adalah bagian yang menampung darah saat Mr P mengalami ereksi.

Baca juga: Gaya Bercinta Terlalu Agresif, Cedera Mr P di Ghana Meningkat

Indikasi penis patah terkonfirmasi dengan ditemukannya jejak urine masuk ke dalam jaringan Mr P. Para dokter juga menemukan gumpalan darah atau hematoma di bagian tersebut.

Beruntung, pasien masih bisa ditangani di bagian urologi. Dikutip dari Dailymail, ia hanya butuh menjalani pemulihan selama 2 pekan.

Menurut beberapa penelitian, risiko penis patah salah satunya dipengaruhi oleh posisi dan gaya bercinta. Salah satu posisi yang paling berisiko adalah woman on top, yakni ketika pihak perempuan mengambil kendali penuh atas ritme saat berhubungan seks.

Baca juga: Viral, Testis Masuk ke Anus Akibat Kecelakaan Parah Saat Bersepeda

(up/up)

Berita Terkait