Pasien 47 tahun yang tidak disebut namanya ini bahkan dilaporkan masih bisa menjaga ereksi dan menyelesaikan hubungan seks dengan pasangannya. Ia baru curiga setelah merasakan nyeri saat buang air kecil.
Ketika memeriksakan diri ke rumah sakit di Birmingham, pria ini sudah mengalami bengkak pada batang Mr P. Dokter memastikan, terjadi 'penis patah' akibat trauma fisik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Gaya Bercinta Terlalu Agresif, Cedera Mr P di Ghana Meningkat
Indikasi penis patah terkonfirmasi dengan ditemukannya jejak urine masuk ke dalam jaringan Mr P. Para dokter juga menemukan gumpalan darah atau hematoma di bagian tersebut.
Beruntung, pasien masih bisa ditangani di bagian urologi. Dikutip dari Dailymail, ia hanya butuh menjalani pemulihan selama 2 pekan.
Menurut beberapa penelitian, risiko penis patah salah satunya dipengaruhi oleh posisi dan gaya bercinta. Salah satu posisi yang paling berisiko adalah woman on top, yakni ketika pihak perempuan mengambil kendali penuh atas ritme saat berhubungan seks.
Baca juga: Viral, Testis Masuk ke Anus Akibat Kecelakaan Parah Saat Bersepeda
(up/up)











































