Kamis, 05 Okt 2017 19:02 WIB

Ini Saran Dokter Bagi Anda yang Gemar Kerokan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Tanda merah di leher Ayu Ting Ting, bekas kerokan? (Foto: detikHot)
Jakarta - Siapa yang gemar dikerok saat mulai merasa tidak sehat? Berhati-hatilah, karena kerokan tidak semata-mata bisa mengeluarkan angin yang ada di tubuh.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Isman Firdaus, SpJP, MD memperingatkan orang yang gemar kerokan agar tidak terlalu sering melakukan hal ini.

"Jangan terlalu keras, jangan terlalu over. Sesekali saja sudah cukup," katanya kepada detikHealth, Kamis (5/10/2017).

Baca juga: Jangan Dikerok! Nyeri Dada Seperti Ini Tandanya Sakit Jantung

dr Isman menjelaskan bahwa kerokan yang terlalu keras dapat membuat kerusakan pada pembuluh darah, bahkan dapat membuat pembuluh darah pecah.

"Dengan adanya kerusakan itu, akan menurunkan antibodi, menimbulkan inflamasi atau peradangan di kulit," imbuh dokter yang praktik di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita.

Selain itu, kerokan juga jangan sampai membuat kulit lecet. Karena akan menyebabkan peradangan yang berbahaya, apalagi bagi orang yang memiliki alergi tertentu.

"Kalau daya tahan tubuhnya menurun, ya kerokan enggak bagus," pungkasnya.

Baca juga: Dikerok Bukan Mengeluarkan Angin, Tapi Panas Tubuh

(up/up)