Minggu, 08 Okt 2017 14:24 WIB

Benarkah Kelebihan Berat Badan Bisa Picu Kanker?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Penelitian menyebutkan bahwa memiliki berat badan berlebih rentan terkena kanker. Foto: thinkstock Penelitian menyebutkan bahwa memiliki berat badan berlebih rentan terkena kanker. Foto: thinkstock
Jakarta - Kanker adalah salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini sering dikait-kaitkan dengan orang kelebihan berat badan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Centers for Disease Control and Prevention (CDC) ini menunjukkan bahwa 40 persen pengidap kanker memiliki kelebihan berat badan.

"Studi observasional telah memberikan bukti bahwa kenaikan berat badan seberat 5 kilogram sejak awal masa dewasa dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker terkait kelebihan berat badan dan obesitas," tulis para peneliti, dikutip dari TIME, Minggu (8/10/2017).

Pada tahun 2014, ada sekitar 630 ribu orang dengan berat badan berlebih mengidap kanker. Berdasarkan Badan Internasional untuk Penelitian Kanker mengidentifikasi 13 jenis kanker, yaitu kanker mulut dan kerongkongan, kolorektal, endometrium, kandung empedu, perut, ginjal, hati, ovarium, pankreas, tiroid, meningioma, dan kulit.

Baca juga: Awas! Tubuh Gemuk Rentan Digerogoti Jenis-jenis Kanker Ini (2)

Berat badan yang berlebihan diyakini bisa memicu pertumbuhan kanker dengan berbagai cara. Hal ini dapat memengaruhi beberapa hal dalam tubuh, seperti mengubah kadar insulin, hormon seks atau pertumbuhan, serta memicu sel kanker tumbuh dengan cepat dan tak terkendali.

Sekitar dua pertiga orang yang didiagnosis menderita kanker terkait obesitas berusia antara 50-74 tahun, dan lebih banyak menyerang wanita.

"Sebagian karena kanker payudara, endometrium, ovarium, dan pascamenopause menyumbang 42% terkait obesitas," imbuhnya.

Namun, mereka menunjukkan bahwa laporan mereka hanya melacak diagnosis kanker terkait obesitas. Dan hal itu tidak bisa memperkirakan berapa banyak dari kasus-kasus tertentu sebenarnya disebabkan karena kelebihan berat badan atau obesitas.

Baca juga: Catat! Bukan Berat Badan yang Bahaya, Tapi Komposisi Lemaknya


(wdw/up)