Rabu, 11 Okt 2017 11:03 WIB

Ini Dampak Terberat Suka Cabut Bulu Hidung

Erika Kurnia - detikHealth
Waxing bulu hidung seperti yang dilakukan wanita ini tidak dianjurkan. (Foto: Instagram) Waxing bulu hidung seperti yang dilakukan wanita ini tidak dianjurkan. (Foto: Instagram)
Jakarta - Beberapa orang memiliki bulu hidung yang lebat dan panjang. Tak sedikit dari mereka yang kemudian mengembangkan kebiasaan mencabut bulu hidung atau niat merapikan penampilan dengan melakukan waxing dan semacamnya.

Tapi, tanpa banyak disadari, kebiasaan tersebut juga berisiko, loh. Dikatakan dokter spesialis Tenggorokan Hidung Telinga (THT), dr. Rini Febrianti, Sp.THT-KL, dampak terburuk dari mencabut bulu hidung adalah infeksi sampai menjadi abses.

"Tindakan mencabut bulu hidung, khususnya yang sampai membuat akar terbuka, itu bisa memicu infeksi. Paling berat itu sampai abses dengan keluhan hidung sudah bernanah. Kalau sudah sampai demikian, bisa perlu tindakan operasi," tuturnya.

Baca juga: Hati-hati! Salah Perawatan, Bulu Hidung Bisa Picu Mimisan

Dokter yang berpraktik di Kota Banjar ini, kepada DetikHealth baru-baru ini memang tidak banyak menemukan pasien dengan kasus paling parah tersebut. Tapi, ia mengingatkan agar hati-hati dalam merapikan bulu hidung.

"Kalau bulu hidung terlalu panjang sampai keluar, lebih baik digunting sebatas muara lubang hidung. Kalau waxing sampai mulus enggak dianjurkan ya, karena bulu hidung punya fungsi yang penting," pesannya.

Adapun fungsi bulu hidung yang dimaksud adalah untuk menyaring kotoran dari udara yang dihirup. Selain itu juga melembabkan rongga hidung agar tidak teriritasi.

Baca juga: Bukan Dikorek, Begini Cara Sehat Membersihkan Upil Menurut Dokter (up/up)
News Feed