Belum ada informasi detail tentang penyebab kematian Choirul Huda dalam laga melawan Semen Padang FC yang lalu. Namun disebutkan, Huda mengalami trauma di kepala dan rahang. Ia meninggal dalam perawatan di rumah sakit.
Trauma akibat benturan sangat umum terjadi dalam sepakbola, dan menempatkan olahraga ini sebagai salah satu olahraga paling berbahaya. Cedera muskoskeletal, yang berhubungan dengan tulang dan otot, adalah yang paling umum terjadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Mengapa Cedera Seperti yang Dialami Choirul Huda Bisa Fatal?
Risiko kematian lain yang juga mengintai di atas lapangan hijau adalah serangan jantung. Gerakan-gerakan dalam sepakbola yang eksplosif dan dengan intensitas tinggi membuat jantung harus bekerja keras memompa darah, menyuplai gula dan oksigen ke otot-otot tubuh.
Dalam sepakbola, kematian akibat serangan jantung antara lain menimpa Cheick Tiote, mantan gelandang Newcastle United yang belakangan memperkuat klub Beijing Enterprises. Ia pingsan lalu meninggal dalam salah satu sesi latihan, diduga kuat karena serangan jantung.
Baca juga: Eks Gelandang Newcastle Cheick Tiote Kolaps, Serangan Jantung? (up/fds)











































