Jumat, 20 Okt 2017 12:36 WIB

Bahaya Mencabut Uban bagi Kesehatan Kulit

Erika Kurnia - detikHealth
Singkirkan rambut beruban dengan dicabut membahayakan kulit. Foto: Thinkstock Singkirkan rambut beruban dengan dicabut membahayakan kulit. Foto: Thinkstock
Jakarta - Helai rambut yang sudah berubah warna menjadi abu-abu kerap dianggap merisihkan, apalagi jika tumbuh prematur. Tapi, untuk menghilangkannya, jangan dicabut!

Ahli rambut Sam Marshall dari The Beauty Guru, seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (20/10/2017), mengatakan bahwa tidak ada gunanya mencabut rambut beruban yang baru ditemukan.

"Menghilangkan rambut beruban dengan memotong menggunakan gunting adalah pilihan yang jauh lebih aman jika Anda ingin menyingkirkan uban," sarannya.

Baca juga: Ketika Rambut Kemaluan Mulai Beruban Prematur

Dia menjelaskan, kegiatan mencabut rambut bisa melukai folikel rambut. Implikasinya, ini bisa menyebabkan kerusakan serius pada rambut Anda karena akan ada sinyal yang dikirim ke folikel rambut agar rambut tidak lagi dihasilkan di daerah tersebut. Akibatnya, kebotakan bisa terjadi.

"Memotong rambut beruban dari kepala Anda adalah salah satu kebiasaan dan perawatan penampilan terburuk. Ini bisa merusak tekstur rambut, merusak kulit kepala, juga akan menipiskan rambut Anda untuk selamanya, dan yang pasti mencabut tidak akan mencegah uban tumbuh!" pesan Marshall.

Marshall menambahkan, rambut beruban yang dicabut tidak akan tumbuh lebat tapi tidak perlu disingkirkan selamanya juga. Aturan yang sama juga berlaku untuk rambut yang tumbuh di berbagai bagian tubuh lainnya, seperti alis mata, janggut, rambut ketiak, juga rambut kemaluan.

Baca juga: Ini Mitos tentang Uban yang Keliru Tapi Banyak Dipercaya Orang (up/up)
News Feed