Gula Darah Meningkat Tapi Susah Kurangi Gula? Coba Cara Ini

Gula Darah Meningkat Tapi Susah Kurangi Gula? Coba Cara Ini

Widiya Wiyanti - detikHealth
Selasa, 24 Okt 2017 10:02 WIB
Gula Darah Meningkat Tapi Susah Kurangi Gula? Coba Cara Ini
Kadar gula darah meningkat tetapi sulit untuk mengurangi konsumsi gula? Coba lah empat cara ini untuk mengatasinya. Selamat mencoba. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Setiap orang memiliki kadar gula darah, dan angka normalnya adalah pada rentang 70-130 mg/dL. Ketika seseorang memiliki kadar gula darah yang cukup tinggi, mereka diharuskan untuk mengurangi konsumsi gula.

Idealnya, seseorang tidak boleh mengonsumsi gula lebih dari 50 gram atau setara dengan empat sendok makan. Namun beberapa orang mengaku sulit untuk menguranginya.

Dirangkum detikHealth, ini beberapa cara yang bisa dicoba untuk mengurangi konsumsi gula setiap harinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Konsumsi lemak sehat

Pastikan tubuh cukup mendapat asupan lemak sehat setiap harinya. Lemak sehat bisa didapat dari alpukat, ikan beromega-3, kacang-kacangan, atau makanan lainnya.

"Saat berusaha mengurangi gula, perhatikan asupan lemak. Lemak bisa membuat kenyang lebih lama daripada gula dan karbohidrat, lemak juga bisa membantu mengatasi kelaparan," kata ahli diet, Catherine Metzgar yang dikutip dari The List, Senin (23/10/2017).

Baca juga: Punya Riwayat Diabetes? Ini 5 Tanda Gula Darah Sedang Tinggi

Wortel adalah salah satu sayuran manis yang bisa digunakan sebagai pengganti gulaWortel adalah salah satu sayuran manis yang bisa digunakan sebagai pengganti gula Foto: iStock

2. Konsumsi sayuran manis

Sebagai alternatif pengganti gula, sayuran yang rasanya manis bisa dikonsumsi setiap hari. Seperti ubi, wortel, dan sayuran lainnya.

"Dengan menambahkan sayuran dan rempah-rempah alami, waktu tidur lebih banyak, cukup air, dan makanan berlemak sehat, seseorang dapat mengatasi kecanduan mereka terhadap gula. Makanlah sayuran manis di awal hari untuk mengurangi hasrat gula saat malam," kata Michele J. Szymborski, seorang pelatih kesehatan holistik.

3. Mengatur stres

Apa kaitannya konsumsi gula dengan stres? Kebanyakan orang yang mengalami stres akan mengalihkan perhatiannya dengan lebih banyak makan, dan makanan yang dipilih cenderung yang terasa manis.

Nutrisionis dari Lagizi, Jansen Ongko, MSc, RD mengatakan bahwa ketika mengalami stres, kebanyakan orang mencari makanan yang rasanya manis karena dapat meningkatkan produksi hormon serotinin dalam tubuh.

"Di saat mengonsumsi makanan manis, hormon serotinin meningkat. Ini membuat meningkatnya rasa nyaman sehingga stresnya turun," ujarnya bebapa waktu lalu.

Maka dari itu, penting sekali mengatur stres agar konsumsi gula tidak meningkat.

Meditasi sebagai salah satu pengusir stres untuk mengurangi konsumsi gulaMeditasi sebagai salah satu pengusir stres untuk mengurangi konsumsi gula Foto: thinkstock


4. Meditasi

Ketika lelah melakukan aktivitas seharian, kita cenderung untuk mengonsumsi makanan manis pada malam hari untuk mengembalikan energi yang hilang seharian.

Tetapi menurut pelatih kesehatan, Claudia Matles, ada cara lain untuk mengembalikan energi yang hilang tersebut. "Meditasi adalah aspek indah dalam perjalanan baru dan sehat. Luangkan waktu hanya untuk diri sendiri dan bernapaslah dalam-dalam," katanya.

Baca juga: Ini Olahraga yang Baik Bagi Orang dengan Gula Darah Tinggi

(wdw/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads