Rabu, 25 Okt 2017 13:03 WIB

Pundak Tinggi Sebelah Gejala Umum Skoliosis

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Skoliosis secara umum dapat digambarkan sebagai masalah tulang belakang yang bengkok ke samping. Biasanya, masalah kesehatan ini dialami oleh remaja, bagi anak perempuan umumnya sebelum masuk masa menstruasi.

Seringkali kita menyadari skoliosis ketika sudah ditahap sudut besar, padahal secara dini cirinya dapat ditemui. Menurut dr Didik Librianto, SpOT (K) Spine, dari Rumah Sakit Pondok Indah Group, saat acara temu media , Rabu (25/10/2017), tanda awal skoliosis bisa dilihat secara kasat mata melalui ciri fisik.

"Ciri khas pertama pundak tinggi sebelah, itu adalah skoliosis. Tapi itu baru diagnosis seadanya ya. Selain itu, ada tonjolan di punggung yang akan kelihatan saat membungkuk," jelas dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Skoliosis

Selain itu, orang dengan skoliosis ringan (sudut di bawah 20 derajat) juga biasanya mengalami rasa nyeri, terutama setelah melakukan aktivitas sehari-hari. Pegal-pegal pun kerap dirasakan oleh pasien mild scoliosis. Ciri lainnya adalah apabila menemukan tonjolan pada pinggang sehingga pinggang terlihat lebih tinggi.

Penyebab skoliosis belum dapat dijelaskan secara pasti, namun yang jelas secara umum skoliosis dibedakan menjadi dua yakni skoliosis struktural dan postural. Bagi pasien skoliosis postural (terbentuk karena postur tubuh yang kurang baik, contoh: akibat sering membawa tas slempang berat di pundak) ini bisa diperbaiki dengan olahraga.

"Pada dasarnya segala macam olahraga bisa dilakukan oleh pasien skoliosis ringan dari gym, berenang dan lainnya. Cuma paling baik dengan melakukan olahraga seperti renang, yoga, pilates atau stretching karena bisa meredakan rasa nyeri," pungkasnya.

Baca juga: Deretan Seleb Internasional yang Punya Masalah Tulang Belakang

(up/up)