Rabu, 25 Okt 2017 16:39 WIB

Benarkah Struktur Otak Berubah Akibat Pengaruh Video Porno?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Kecanduan video porno tidak serta merta dapat mengubah struktur otak/Foto: thinkstock Kecanduan video porno tidak serta merta dapat mengubah struktur otak/Foto: thinkstock
Jakarta - Bahaya pornografi kembali jadi perbincangan menyusul beredarnya sebuah video mesum muda-mudi yang diduga melibatkan mahasiswi universitas ternama. Konon, kecanduan pornografi bisa membuat struktur otak berubah.

Tahun 2014, para ilmuwan di University of Cambridge menggunakan Functional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) untuk mengamati otak para pecandu film porno. Didapati, ada peningkatan aktivitas di area tertentu yang menyerupai efek kecanduan narkoba.

Baca juga: UI Cek Heboh Video Porno Diduga Mahasiswi

Penelitian tersebut tidak menyimpulkan bahwa perubahan itu terjadi semata-mata karena pengaruh video porno. Demikian pula menurut dr Roslan Yusni Hasan, seorang ahli bedah saraf dari RS Mayapada. Menurutnya, perubahan struktur otak tidak terjadi begitu saja karena menonton video porno.

"Memang berbeda, tapi itu bukan karena seseorang itu lihat pornografi jadi berubah otaknya," kata dokter yang akrab disapa dr Ryu tersebut.

Sementara itu, sebuah penelitian di Journal of Sexual Medicine memetakan ada 3 jenis penonton video porno. Ketiganya adalah tipe penonton rekreatif, kompulsif dan tertekan. Penonton rekreatif menonton video semacam itu selama 24 menit tiap pekan.

Baca juga: Otak Pecandu Seks Sama Aktifnya dengan Pecandu Obat Terlarang (hrn/up)
News Feed