ADVERTISEMENT

Kamis, 26 Okt 2017 13:35 WIB

Ramai Dikaitkan dengan Echa 'Putri Tidur', Apa Itu Kleine-Levin Syndrome?

Erika Kurnia - detikHealth
Kleine-Levin Syndrome, salah satu gangguan tidur yang disebut juga Sindrom Putri Tidur. Foto: Thinkstock
Jakarta - Seorang gadis kecil asal Kalimantan Selatan bernama Siti Raisa Miranda (Echa) tertidur hingga belasan hari. Belum ada informasi yang jelas tentang kondisinya, namun banyak yang mengaitkannya dengan sindrom Putri Tidur. Apa itu?

Sindrom Putri Tidur atau yang disebut juga Kleine-Levin Syndrome merupakan gangguan tidur hipersomnia periodik yang menyebabkan penderitanya mengalami tidur panjang, bahkan hingga berminggu-minggu. Penyebabnya masih belum diketahui pasti karena melibatkan sistem saraf kompleks.

Pada saat episode Kleine-Levin Syndrome terjadi, penderita akan mengantuk dan tidur panjang siang dan malam. Terkadang mereka bangun hanya untuk makan atau pergi ke kamar mandi. Episode ini bisa berlangsung beberapa hari, bahkan tak jarang berminggu-minggu sampai berbulan-bulan. Sindrom ini bisa berlanjut sampai 10 tahun.

Sindrom ini menurut survei hanya dialami 1.000 orang di seluruh dunia. Sindrom Putri Tidur ini paling banyak dialami pria dengan persentase 70 persen. Namun, kondisi ini juga bisa dialami anak-anak dan orang dewasa perempuan.

Baca juga: Ramai di Medsos, Bocah di Kalsel Tidur 10 Hari Akibat Penyakit Aneh

Tidak ada masalah kesehatan berarti yang akan terjadi pada penderita sindrom ini ketika terbangun. Namun ketika terbangun, penderitan biasanya akan alami kebingunan, disorientasi, kekuarangan energi, emosi atau apati. Kebanyakan pasien mengaku menjadi sulit fokus dan hipersensitif pada suara dan cahaya.

Tidak ada terapi yang benar-benar bisa menyembuhkan penyakit ini, namun beberapa obat digunakan untuk mengatur periode jumlah jam tidur. Demikian seperti dilansir dari KLSfoundation, Kamis (26/10/2017).

Ramai Dikaitkan dengan Echa 'Putri Tidur', Apa Itu Kleine-Levin Syndrome?Echa, gadis asal Kalimantan Selatan tidur 10 hari berturut-turut karena gangguan tidur langka. Foto: facebook
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT