Minggu, 29 Okt 2017 10:10 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di Kosambi Bisa Berefek pada Gangguan Pendengaran

Suherni Sulaeman - detikHealth
Pasca ledakan parbrik kembang api bisa berefek pada gangguan pendengaran/Foto: Faiq Hidayat/detikcom Pasca ledakan parbrik kembang api bisa berefek pada gangguan pendengaran/Foto: Faiq Hidayat/detikcom
Jakarta - Selain menyisakan duka yang mendalam, pasca ledakan pabrik kembang api yang terjadi di Kosambi, Tangerang juga meninggalkan efek bagi kesehatan, salah satunya pada pendengaran. Gelombang suara berenergi tinggi dari ledakan tersebut ditengarai dapat menyebabkan kerusakan telinga.

Diutarakan oleh spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan dari RS Permata Depok, dr Linda Herliana, SpTHT-KL, Mkes, salah satu gangguan pendengaran yang mungkin terjadi dari efek ledakan tersebut adalah tinnitus.

"Efek bagi telinga salah satu kemungkinan bisa terjadi telinga berdenging (tinnitus) yang sifatnya bisa temporer bisa permanen karena trauma akustik," kata dr Linda, sapaan akrabnya, saat dihubungi detikHealth.

Baca juga: Korban Berjatuhan dalam Ledakan di Kosambi, Ini Dampak Api yang Mematikan

Dalam banyak kasus, tinnitus memang bukan masalah yang serius, melainkan gejala dari sumber gangguan yang mendasari. Akan tetapi untuk lebih amannya, dr Linda menyarankan untuk dilakukan evaluasi salah satunya dengan pemeriksaan audiometri.

Efek lainnya, dokter yang lahir di Nganjuk 13 April 1980 itu menyebut bahwa jika ledakan yang terjadi amatlah hebat bisa juga mengakibatkan risiko pecahnya gendang telinga.

"Kemudian, risiko gendang telinga pecah bisa saja kalau ledakannya hebat sekali," pungkas dr Linda.

Baca juga: Ledakan Kosambi, Begini Pertolongan Pertama pada Korban Luka Bakar Parah (hrn/up)