Jumat, 03 Nov 2017 15:02 WIB

Ini Alasan Kenapa Olahraga Baik Dilakukan Saat Menstruasi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Jangan jadikan menstruasi sebagai penghalang melakukan olahraga. Foto: thinkstock Jangan jadikan menstruasi sebagai penghalang melakukan olahraga. Foto: thinkstock
Jakarta - Bagi beberapa wanita menstruasi adalah momok besar yang membuat mereka enggan untuk berolahraga.Menurut pakar kesehatan dari MultiFit Gym, Annavi Khot, kebanyakan wanita lebih memilih untuk beristirahat saat menstruasi karena berbagai keluhan yang umum muncul seperti kram perut, nyeri punggung dan sakit kepala.

"Namun demikian, latihan fisik ringan sebenarnya tetap diperlukan untuk menjaga kebugaran fisik," tutur Annavi.

Contoh olahraga yang bisa dilakukan saat menstruasi adlaah berjalan, yoga, push up dan plank, menari, serta jogging.

Baca juga: Mau Tetap Olahraga Saat Menstruasi? Bisa, Ini 5 Latihan yang Dianjurkan

detikHealth merangkum dari health.com, Jumat (3/11/2017), beberapa alasan harus tetap berolahraga saat datang bulan.

1. Olahraga mengurangi kram perut

Beberapa wanita merasa tidak nyaman saat menstruasi dan ini dirasa sangat menyebalkan, apalagi menstruasi disertai dengan kram yang menyerang perut hingga pinggul.

"Semakin aktif Anda (berolahraga) dan lebih teratur, semakin baik periode menstruasi berakhir, kurang kram, kurang banyak alirannya," ujar ahli fisiologi Amerika Serikat, Stacy Sims, PhD.

2. Olahraga membantu menjaga keseimbangan hormon

Saat menstruasi, keseimbangan hormonal mengalami fluktuasi. Kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh pun berkurang. Dengan olahraga, kadar hormonal dalam tubuh akan terjaga walau hanya dengan olahraga ringan.

"Dengan kata lain, pergeseran hormon ini membuat tubuh jadi lebih sehat saat menstruasi," kata dr Sims.

Baca juga: Penting! 6 Perubahaan Saat Menstruasi yang Harus Diwaspadai

3. Olahraga mengurangi peradangan

Menstruasi yang tidak teratur atau darah yang keluar berlebihan bisa menandakan adanya suatu peradangan. Namun dengan melakukan olahraga, peradangan dapat ditekan.

"Yang terbaik adalah melakukan gerakan ringan dan mudah untuk membantu mengurangi peradangan melalui aliran darah," jelas dr Sims.


(wdw/up)