Selasa, 07 Nov 2017 15:47 WIB

Penelitian Baru Tegaskan Dampak Buruk Diet Yoyo Bagi Jantung

Erika Kurnia - detikHealth
Sulitnya mempertahankan berat badan karena efek diet yoyo tak sehat untuk jantung. Foto: Thinkstock
Jakarta - Usaha mengikuti program diet yang hanya membuat berat badan naik turun atau disebut efek yoyo terbukti tidak sehat. Pasalnya, penelitian terbaru kembali mengonfirmasi efek diet yoyo terhadap berbagai risiko kondisi jantung, yang bahkan belum Anda miliki sebelumnya.

Studi terbaru, oleh peneliti dari American Heart Association, menunjukkan diet yoyo meningkatkan risiko tekanan darah tinggi yang mana bisa memicu serangan jantung fatal dan stroke.

Hasil tersebut didapat setelah mengamati lima gaya hidup yang berbeda. Mereka menemukan bahwa salah satunya, yaitu menjaga berat badan sehat lebih memberi perbedaan besar daripada tiga gaya hidup lainnya, seperti merokok, kebiasaan minum alkohol, olahraga, dan pola makan.

Baca juga: Sembarangan 'Diet Yoyo' Berulang-ulang, Efek Buruknya Sampai ke Jantung

Hasil ini diamati pada 4.630 orang yang diamati selama 25 tahun mulai 1985 dan 1986. Studi ini merupakan yang pertama kali menguji efek diet yoyo setelah sekian lama. Kemampuan mempertahankan berat badan, yang bisa dipengaruhi diet yoyo, ditemukan yang paling menemukan berpengaruh pada tekanan darah, yang dikenal sebagai "silent killer".


Peneliti Dr John Booth, dari Alabama University, AS, mengatakan bahwa penemuan tersebut menunjukkan bahwa konsistensi pada pilihan makan atau diet adalah kunci yang harus diperhatikan dari hari ke hari.

"Hasil ini memberikan bukti kita mungkin harus fokus pada bagaimana kita bisa menciptakan intervensi agar orang-orang biaa mengatur berat badan yang ideal selama hidup mereka," simpulnya, sebagaimana dikutip dari Mirror, Selasa (7/11/2017).

Baca juga: Salah Kaprah Soal Diet, Waspada 'Sindrom Yoyo' Menyerang!

(up/up)