Selasa, 07 Nov 2017 16:30 WIB

Kematian Pada Pasien Diabetes Terjadi Karena Komplikasi Kardiovaskular

Erika Kurnia - detikHealth
Masalah kardiovaskular jadi pemicu utama kematian karena komplikasi diabetes. Foto: thinkstock
Jakarta - Banyaknya orang yang meninggal dengan latar belakang penyakit diabetes membuat masyarakat percaya diabetes memicu kematian. Namun, menurut ahli, yang perlu ditakutkan memicu kematian bukanlah diabetes, melainkan komplikasinya.

dr Wismandari Wisnu, SpPD-KEMD, dari RS Pondok Indah Jakarta, diabetes sendiri tidak sebabkan kematian. Namun komplikasi diabetes bisa memicu masalah pada sistem kardiovaskular, seperti jantung dan stroke, yang menjadi penyebab kematian.

"Orang yang diabetes punya kecenderungan lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular 8 kali lebih besar dari pasien non diabetes. Jadi, yang paling banyak sebabkan kematian adalah jantung dan stroke, dengan persentase 70-80 persen pada penderita diabetes dengan komplikasi," tuturnya kepada detikHealth saat ditemui dalam temu media di bilangan Senayan, Selasa (7/11/2017).

Dikatakan lebih lanjut, risiko stroke dan jantung pada orang yang sudah alami diabetes dan tidak berbeda. Kematian akibat komplikasi diabetes berupa jantung dialami 8 dari 10 pasien. Sementara itu, komplikasi lain seperti gagal ginjal tidak sebabkan kematian.

Baca juga: Komplikasi Diabetes, dari Penyakit Jantung, Stroke, Hingga Gagal Ginjal

"Risiko penyakit kardiovaskular tersebut diawali dari perubahan sifat pada pembuluh darah orang yang mengalami diabetes. Perubahan sifat ini mendorong penumpukan kolesterol jahat atau LDL cepat terjadi, sebaliknya jumlah HDL menurun. Pada diabetesi, pembuluh darah juga menjadi lebih kaku dan mudah robek," jelasnya.

Kondisi yang disebut ateroslerosis ini menurutnya bisa terjadi di pembuluh darah mana saja di tubuh. Yang paling fatal adalah di daerah jantung dan otak yang sebabkan stroke.

"Penyempitan pembuluh darah di jantung ini yang fatal. Kalau pembuluh darah yang sempit menghambat aliran darah yang membawa makanan, maka fungsi memompa jantung jadi terganggu dan meningkatkan risiko kematian mendadak," pungkas dr Wismandari.

Selain risiko penyakit jantung seperti yang dijelaskan, orang dengan diabetes juga memiliki risiko tinggi mengidap rematik, pengapuran, dan bebagai penyakit degeneratif. Meski tidak selalu memicu kematian, risiko dari komplikasi diabetes yang tidak dikendalikan sering menyebabkan kecacatan.

Baca juga: Ini Sebabnya Diabetes Menjadi Tidak Terkendali

(mrs/mrs)