Minggu, 12 Nov 2017 15:05 WIB

Cara Unik Negara Berpenduduk Sedikit agar Warganya Mau Bercinta

Erika Kurnia - detikHealth
Dorongan untuk bercinta dilakukan pemerintah agar populasi negara meningkat. Foto: Thinkstock Dorongan untuk bercinta dilakukan pemerintah agar populasi negara meningkat. Foto: Thinkstock
Jakarta - Populasi manusia di dunia terus bertambah dan kian mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Tapi, siapa sangka, pemerintah dari banyak negara dengan tingkat populasi dan kelahiran sedikit justru mendorong masyarakatnya untuk membuat anak.

Dari 224 negara di dunia, setengahnya masih memiliki faktor budaya dan ekonomi yang mendorong peningkatan penduduk dunia. Sementara itu, terdapat 11 negara di antaranya yang tingkat kelahirannya krisis, seperti dikutip dari Insider, Minggu (12/11/2017).

Sebelas negara tersebut antara lain, Denmark, Rusia, Jepang, Romania, Singapura, Korea Selatan, Turki, India, Italia, dan Spanyol. Untuk itu, beragam cara dilakukan agar masyarakat setempat mau hidup sehat dengan membangun keluarga.

Baca juga: Ini Dia Negara dengan Tingkat Orgasme Paling Memuaskan di Dunia

1. Tetapkan hari libur untuk bercinta
Apa jadinya kalau ada hari libur nasional yang difokuskan untuk membuat anak? Rusia melakukannya karena mengalami krisis populasi yang cukup parah. Tak sedikit pria muda di sana sekarat karena HIV/AIDS, kecanduan alkohol, sementara wanitanya banyak yang tidak berkeinginan memiliki anak.

Masalah tersebut sangat buruk, hingga Rusia mendeklarasikan 12 September sebagai Hari Konsepsi pada 2007. Pada hari tersebut, masyarakat mendapatkan hari libur agar bisa fokus bercinta dan memiliki anak. Wanita yang melahirkan tepat sembilan bulan kemudian, akan mendapatkan hadiah kulkas!

2. Buat perayaan khusus berbonus
Pada hari Rabu ketiga setiap bulan, kantor-kantor di Korea Selatan mematikan lampu pada pukul 7 malam sebagai bentuk perayaan Hari Keluarga. Selain itu, negara dengan tingkat kesuburan hanya 1,25 anak per wanita ini, juga menawarkan insentif tunai kepada orang-orang yang memiliki lebih dari satu anak.

Di Denmark, yang memiliki sekitar 1,73 anak per wanita, banyak perusahaan berlomba-lomba memberikan insentif pada perempuan yang hamil. Contohnya, satu perusahaan perjalanan menawarkan persediaan bayi selama tiga tahun gratis untuk pasangan yang bercinta dan memiliki anak saat liburan.

3. Berikan insentif lebih dari pemerintah
Pada tahun 2013, Hongkong mengusulkan pemberian uang tunai kepada pasangan untuk mendorong mereka memiliki anak. Para orangtua menerima insentif sekitar 4.400 dolar untuk dua anak pertama mereka dan 5.900 dolar untuk ketiga dan keempat mereka. Meski demikian, rencana tersebut belum terlaksana.

Sementara itu di Turki, kebijakan Presiden Erdogan menjamin orangtua baru menerima kira-kira 130 dolar untuk anak pertama mereka, 170 dolar untuk anak kedua mereka, dan 260 dolar untuk yang ketiga.

Baca juga: Negara-negara yang Penduduknya Paling Doyan Bercinta

(fds/fds)
News Feed