Jakarta -
Memar adalah tanda biru kehitaman di kulit yang biasanya muncul ketika kita terbentur sesuatu. Seperti contohnyanya yang diakui dialami oleh Ketua DPR Setya Novanto ketika dirinya mengalami kecelakaan lalu lintas.
Warna khas memar datang dari darah yang ada di bawah kulit. Itulah kenapa semakin lama memar dapat menjadi semakin hitam seiring mengeringnya darah.
Menariknya hanya selang beberapa hari memar pada kepala Setya Novanto hilang. Hal ini terlihat ketika dirinya diperiksa di kantor KPK pada Selasa (21/11), terkait kasus korupsi e-KTP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah memar memang bisa cepat hilang? Jawabannya tergantung dari tingkat kerusakan pembuluh darah. Semakin ringan lukanya maka memar bisa semakin cepat hilang dan ada beberapa cara yang memang bisa dilakukan untuk mempercepat penyembuhan:
Baca juga: Benjol Sebesar Bakpao, Normalnya Berapa Lama Bisa Hilang?
1. Kompres dingin
Foto: Getty Images
|
Ketika luka baru saja terjadi dan memar belum terlihat jelas disarankan agar seseorang menggunakan kompres dingin. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pendarahan dan pembengkakan sehingga memar yang terbentuk tidak terlalu besar.
2. Angkat lebih tinggi
Foto: thinkstock
|
Agar pendarahan juga tidak lebih besar, bila memar terjadi pada lengan atau kaki, penulis buku 'First Aid' Stanley M. Zildo nyarankan untuk mengangkat bagian tersebut dengan posisi lebih tinggi dari jantung. Tujuannya untuk mengurangi aliran darah lokal.
3. Kompres hangat
Foto: Thinkstock
|
Setelah sekitar 24 jam memar akan mulai terlihat dan pada saat itu Zildo menyarankan untuk memakai kompres hangat dengan lembut. Efeknya pembuluh darah akan melebar memperlancar sirkulasi darah pada area tersebut dan mempercepat proses penyembuhan.
4. Pijat halus
Foto: Getty Images
|
dr Eddy Karta, SpKK, dari Edmo Clinic Jakarta Selatan mengatakan memijat bisa jadi cara untuk mengurangi darah yang ada di bawah kulit. Pijat secara halus dengan obat oles agar darah menyebar lebih luas sehingga membuat warnanya lebih pudar.
Ketika luka baru saja terjadi dan memar belum terlihat jelas disarankan agar seseorang menggunakan kompres dingin. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pendarahan dan pembengkakan sehingga memar yang terbentuk tidak terlalu besar.
Agar pendarahan juga tidak lebih besar, bila memar terjadi pada lengan atau kaki, penulis buku 'First Aid' Stanley M. Zildo nyarankan untuk mengangkat bagian tersebut dengan posisi lebih tinggi dari jantung. Tujuannya untuk mengurangi aliran darah lokal.
Setelah sekitar 24 jam memar akan mulai terlihat dan pada saat itu Zildo menyarankan untuk memakai kompres hangat dengan lembut. Efeknya pembuluh darah akan melebar memperlancar sirkulasi darah pada area tersebut dan mempercepat proses penyembuhan.
dr Eddy Karta, SpKK, dari Edmo Clinic Jakarta Selatan mengatakan memijat bisa jadi cara untuk mengurangi darah yang ada di bawah kulit. Pijat secara halus dengan obat oles agar darah menyebar lebih luas sehingga membuat warnanya lebih pudar.
(fds/up)