Menurut androlog dari Mayapada Hospital, dr Nugroho Setiawan SpAnd, pada prinsipnya testis merupakan satu organ yang cukup rawan. Hal ini karena testis berfungsi memproduksi sperma dan juga memproduksi hormon seks pria yaitu testosteron.
"Sangat penting untuk pria untuk bikin sperma, dia terlingkup ada satu namanya barrier, artinya sperma laki-laki merupakan benda asing buat laki-laki, cuma dilingkup sehingga tidak tercampur dengan darah," kata dr Nugroho kepada detikHealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga testis ini perlu dilindungi, kalau dia kena trauma, kena tusuk atau kena apa akan menimbulkan antibodi, antisperm di dirinya," lanjut dr Nugroho.
Kemudian, karena fungsi testis itu adalah untuk spermatogenesis atau proses gametogenesis pada pria dengan cara pembelahan meiosis dan mitosis, maka harus lebih dingin dari badannya, sehingga tidak dianjurkan untuk pria pakai celana berangkap-rangkap, seperti celana dalam, celana pendek, dan celana panjang. Itu akan mengakibatkan testis menjadi panas dan temperaturnya tidak optimal.
"Atau pakai celana yang terlalu ketat, kencang sekali ke dalam, sehingga testisnya nempel selalu di tubuhnya. Itu tidak dianjurkan," tegas dr Nugroho.
Baca juga: Kurang Tidur Bikin Testis Mengecil, Benarkah?
(hrn/fds)











































