Bisa saja seekor lalat terbang dari tempat sampah, kotoran, lalu berakhir di makanan atau minuman. Bila kita nekat mengonsumsi makanan tersebut maka ada risiko timbul masalah pencernaan karena infeksi bakteri.
Baca juga: Alergi Parah, Pria Ini Meninggal Setelah Digigit Lalat
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang memang sudah mengira bahwa ada patogen yang dibawa lalat. Tapi berapa banyak patogen itu dan bagaimana penyebarannya mungkin belum diketahui," kata salah satu peneliti Profesor Donald Bryant, dikutip dari BBC pada Selasa (28/11/2017).
Dikombinasikan, dua spesies lalat dalam studi dapat membawa sekitar 600 bakteri. Sebagian besar bakteri tersebut berkaitan dengan penyakit infeksi saluran cerna, keracunan, dan pneumonia.
Peneliti yang studinya dipublikasi dalam jurnal Scientific Reports ini menyebut bahwa lalat merupakan hewan peyebar penyakit yang tidak boleh diremehkan.
"Anda harus berpikir dua kali bila ingin mencoba salad kentang di tempat piknik yang sudah dibiarkan lama terbuka," kata Prof Bryant.
Baca juga: Ada di Sekitar Kita, 6 Hewan Ini Paling Berbahaya untuk Manusia (fds/up)











































